Story cover for Untuk Dibaca Bertiga by adindollie
Untuk Dibaca Bertiga
  • WpView
    Reads 116,902
  • WpVote
    Votes 3,027
  • WpPart
    Parts 40
  • WpView
    Reads 116,902
  • WpVote
    Votes 3,027
  • WpPart
    Parts 40
Complete, First published Apr 17, 2017
Untuk sahabatku. 

Ini surat kedua dariku. Maafkan aku tidak langsung berbicara. Aku hanya ingin kau mencari tau ini. 

Aku sudah memberikan petunjuk besar. Aku yakin kau akan langsung tau saat membacanya. Bahasaku tidak ada yang berubah. Tetap kaku. 

Surat pertamaku sudah kau baca dan jawabannya memuaskan. Tapi, aku ingin bukan hanya kau saja yang membaca surat ini. Aku ingin mereka berdua juga membacanya. 

Aku harap surat ini bisa jadi alasan kalian berkumpul, atau kita. 

Dari : si gadis yang tidak bisa diam
Tanggal : 18 April 2017
All Rights Reserved
Sign up to add Untuk Dibaca Bertiga to your library and receive updates
or
#211perpisahan
Content Guidelines
You may also like
Aksara Tak Bertuan  by cahayakamila24
25 parts Complete
Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. 🎭 Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! 😜✨ Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! 💪 Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. 🤷‍♀️ Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! 🍜✊ Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! 😜❤️ Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! 😉✨
You may also like
Slide 1 of 10
Waktu Senggang (SEGERA TERBIT!)  cover
Remember (Edited) cover
Catatan Dari Langit cover
Segala Tentangmu ❝ cover
Sampai Sini [End] cover
Almost. cover
Enigma Sebuah Perasaan (End) cover
Memori (End)  cover
Cinta dan Takdir Rania [End] cover
Aksara Tak Bertuan  cover

Waktu Senggang (SEGERA TERBIT!)

141 parts Complete

Sebenarnya aku masih ingin mengejarmu, namun ku lihat kau tak ingin ku kejar. Tanpa sadar yang kau lakukan adalah untuk membuatku menjauh. Walau sulit, tapi aku akan berusaha jika itu inginmu. Apapun untuk kamu, selain itu aku tak mampu. Jangankan melupakan, mengikhlaskan saja aku belum mampu. Yang berat adalah merelakan bukan meninggalkan. Untuk saat ini aku tak akan mungkin meninggalkan, karena kamu yang akan terlebih dulu meninggalkan. Pergi, memberi sedih meninggalkan kenangan yang akan selalu teringat walau . Kau jauh disana. Aku tak janji, tapi aku akan menepati. Bukan, melupakan melainkan Merelakan...