Story cover for Blooded Rose by AegisBlizzard
Blooded Rose
  • WpView
    Reads 9,808
  • WpVote
    Votes 853
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 9,808
  • WpVote
    Votes 853
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published Apr 17, 2017
Mature
"Sudahlah kak, hentikan pekerjaanmu!"
"Kalau aku berhenti, kita makan apa? Batu?"
"...Kita bisa membicarakan hal itu, bukan?"
"Aku tak punya waktu untuk itu."

Gempa menghela nafas berat. Kakaknya, Halilintar tak kunjung mendengarkannya. Berkali-kali dia mengingatkan pekerjaan sebagai pembunuh bayaran itu salah. Tapi, hati Halilintar selalu berpaling dari Gempa yang terus mengkhawatirkannya.

Sampai suatu hari, misi sang pembunuh bayaran adalah melenyapkan adiknya sendiri.

"...Apa bisa waktu kuputar ulang lagi...?"

Awesome cover by Pelukis_Berdarah
Thanks!
All Rights Reserved
Sign up to add Blooded Rose to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
7 Hilarious Disasters by rinemly_
28 parts Complete
Halilintar lebih nyaman tenggelam dalam novel tebal daripada sibuk berurusan dengan kehidupan sosial. Namun, hari pertamanya di sekolah baru langsung berubah kacau saat ia bertemu kembali dengan Taufan-teman masa kecilnya yang penuh kejutan. Tak hanya itu, sekelompok teman unik mulai menyeretnya ke dalam berbagai kekacauan yang tak pernah ia duga. Dari insiden konyol di kantin hingga drama kelas yang absurd, Halilintar sadar bahwa sekolah barunya jauh dari kata biasa. Mampukah Halilintar bertahan? Atau justru menciptakan 'badai' baru yang lebih besar dari sebelumnya? ❕❗WARNING ❗❕ -15+ -𝑏𝑎ℎ𝑎𝑠𝑎 𝑏𝑎𝑘𝑢/𝑛𝑜𝑛 𝑏𝑎𝑘𝑢 -𝑛𝑎𝑟𝑎𝑠𝑖 𝑏𝑒𝑟𝑎𝑛𝑡𝑎𝑘𝑎𝑛 -𝑎𝑑𝑎 𝑠𝑒𝑑𝑖𝑘𝑖𝑡 𝑏𝑎ℎ𝑎𝑠𝑎 𝑘𝑎𝑠𝑎𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑡𝑒𝑟𝑠𝑒𝑙𝑖𝑝, 𝑗𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑑𝑖𝑡𝑖𝑟𝑢! -𝑘𝑎𝑟𝑎𝑘𝑡𝑒𝑟 ℎ𝑎𝑛𝑦𝑎 𝑚𝑖𝑙𝑖𝑘 𝑀𝑜𝑛𝑠𝑡𝑎, 𝑠𝑎𝑦𝑎 ℎ𝑎𝑛𝑦𝑎 𝑚𝑒𝑚𝑖𝑛𝑗𝑎𝑚 -𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑎𝑑𝑎 𝑘𝑒𝑠𝑎𝑚𝑎𝑎𝑛 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑐𝑒𝑟𝑖𝑡𝑎 𝑙𝑎𝑖𝑛 𝑚𝑎𝑘𝑎 𝑚𝑜ℎ𝑜𝑛 𝑚𝑎𝑎𝑓, 𝑘𝑎𝑟𝑒𝑛𝑎 𝑎𝑑𝑎 𝑏𝑒𝑏𝑒𝑟𝑎𝑝𝑎 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑎𝑦𝑎 𝑗𝑎𝑑𝑖𝑘𝑎𝑛 𝑖𝑛𝑠𝑝𝑖𝑟𝑎𝑠𝑖 -𝑇𝑦𝑝𝑜 𝑏𝑒𝑟𝑡𝑒𝑏𝑎𝑟𝑎𝑛 -𝑏𝑟𝑜𝑚𝑎𝑛𝑐𝑒! 𝑁𝑜𝑡 𝐵𝐿 -𝑓𝑟𝑖𝑒𝑛𝑑𝑠ℎ𝑖𝑝 -𝑎𝑑𝑎 𝑏𝑒𝑏𝑒𝑟𝑎𝑝𝑎 𝑎𝑑𝑒𝑔𝑎𝑛 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑂𝑂𝐶 (𝑂𝑢𝑡 𝑂𝑓 𝐶ℎ𝑎𝑟𝑎𝑐𝑡𝑒𝑟) - 𝑐𝑜𝑣𝑒𝑟 : 𝑠𝑜𝑢𝑟𝑐𝑒 𝑏𝑦 𝑝𝑖𝑛𝑡𝑒𝑟𝑒𝑠𝑡+𝑐𝑎𝑛𝑣𝑎
My Beloved Senior [HaliSol] by aicah_fluffyberryss
38 parts Complete
HaliSol High school AU! "Jangan terlalu tenggelam dalam imajinasimu sendiri. Karena kita hanya dibatasi oleh imajinasi dan keinginan kita untuk bertindak." - Halilintar Thunderstorm "Kamu itu seperti labirin, Kak. Sulit untuk menemukan jalan menuju ke hatimu." - Solar Light Jika melupakan Halilintar itu mudah, Solar pasti sudah melakukannya sejak lama. Tapi bagaimana mungkin ia bisa melupakan seseorang yang selalu ada-walau dalam diam? Sebagai seseorang yang dingin dan kaku, Halilintar bukan tipe yang mudah didekati. Namun, di balik sikap tak acuhnya, ada hal-hal kecil yang membuat Solar sadar-tatapan yang tertahan, pesan yang datang di saat yang tepat, dan kehadiran yang tak pernah benar-benar pergi. Awalnya, Solar mengira itu kebetulan. Tapi saat gadis lain mulai mendekat, ia sadar-ada sesuatu yang pelan-pelan tumbuh di antara mereka. Sementara Halilintar, yang selalu menjaga jarak, mulai menyadari satu hal: Solar adalah satu-satunya orang yang berhasil mengusik dunianya. Tapi bisakah perasaan yang tumbuh dalam diam menemukan jalannya sendiri? Atau justru Solar yang akan tersesat dalam labirin bersama Halilintar? ____________________________________________ • BoBoiBoy adalah milik Monsta, saya hanya meminjam beberapa karakternya saja. • Mohon untuk tidak mengcopy cerita ini. ⚠Rate : 16+⚠ -Adegan baper bertebaran -Adegan UwU bikin sampe meleyot -Bucin gak ada abisnya -Emosi sampe bikin gak bisa tidur -Bikin bengek gara gara bestie Jika readers tidak bisa tidur, dan sesak bernafas jangan salahkan author. Karena biaya tidak akan di tanggung oleh author, alias tanggung sendiri! #canda :v Sekian⚠ Start: 18.03.2024 End: 13.04.2025
You may also like
Slide 1 of 9
Fence: Keluarga itu Ibarat Pagar cover
The Possession [END] cover
Star - Gempa (End) cover
7 Hilarious Disasters cover
Kau lah Kakak Terbaikku! (END) cover
Bitter Truth | I [DISCONTINUED] cover
I'm The Antagonis!? cover
My Beloved Senior [HaliSol] cover
Brothers?! [Boboiboy Elemental Siblings] (On Going) cover

Fence: Keluarga itu Ibarat Pagar

13 parts Ongoing

Keluarga itu ibarat pagar. Tidak bisa berdiri sendiri, harus saling merangkul agar lebih kuat. Perlu dipaku agar tetap kokoh, walau terdengar menyakitkan. Pagar itu kadang memang membatasi kita, tapi jangan lupakan jasanya karena pagarlah yang melindungi kita dari dunia luar. Mirip keluarga, 'kan? Di sini ada Halilintar, tiang pertama yang menjadi kepala keluarga karena keadaan. Tidak mungkin berdiri tanpa dukungan Taufan yang mengambil peran 'kakak' untuk adik-adiknya. Gempa dulu yang paling dekat dengan Umma, kini mencoba meniru sosok lembut penuh kasih sayang milik Umma. Lantas, bagaimana dengan 4 yang lain? Blaze selalu berusaha melakukan apa yang dia bisa untuk membanggakan keluarganya. Ais memang terlihat pendiam, tapi bukan berarti dia sepenuhnya abai. Duri memang masih menyimpan trauma, tapi dia tetap selalu berusaha hadir untuk semua saudaranya. Sedangkan Solar, sebagai anak paling bungsu dia selalu mencoba untuk bersikap dewasa. Meski kadang gagal. Ini adalah kisah keseharian para tiang pagar yang berusaha melindungi rumah mereka. Bukan cerita angst atau sedih, ini slice of life. Lebih banyak lawak daripada nangisnya.