Morning Coffee

Morning Coffee

  • WpView
    Reads 4,729
  • WpVote
    Votes 102
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 16, 2013
Kafika Amelia mahasiswi yang selalu meminum kopi dipagi hari atau kapanpun. Semua temannya bertanya kenapa dia meminum kopi, tapi Kafika atau yang lebih tepatnya dipanggil Fika menjawab dengan senyuman miris. Dia tidak tau kenapa kopi yang manis akan membuat hidupnya lebih manis. Tetapi kopi yang pahit akan membuat kehidupannya lebih pahit dari yang dia jalani. Fika selalu bertanya tanya, apakah kehidupannya akan berakhir dengan pahit juga? atau kehidupannya akan berakhir dengan amat manis? Kenapa kehidupan ini penuh rahasia? Dan dia menjawab sendiri 'Aku bakal tidak tau apa yang terjadi denganku dihari besok'
All Rights Reserved
#35
morning
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • From Rich to Real (gen 12,13)
  • Bukan Stalker [TAMAT]
  • Caramel Macchiato
  • PAS NGOPI
  • Morning Coffee ✔
  • Our Coffee (Completed)
  • My Barista Boy(Friend)
  • SECANGKIR KOPI SEBELUM PULANG || END

Mereka cantik, kaya, dan terbiasa hidup enak-tapi malasnya bukan main. Para gadis muda dari keluarga terpandang tiba-tiba dipaksa orang tua mereka untuk bekerja. Bukan kerja di kantor mewah, tapi di sebuah kafe yang harus mereka jalankan sendiri. Belum cukup? Di seberang kafe, berdiri sebuah bengkel motor yang isinya rival masa sekolah mereka-sekumpulan gadis tajir yang juga sedang dijebak oleh orang tua mereka untuk belajar "arti kehidupan." Cafe vs bengkel. Latte vs oli. Drama, tawa, dan pertengkaran kecil jadi bumbu kehidupan sehari-hari mereka. Di balik semua kekacauan, perlahan mereka belajar satu hal penting: jadi dewasa itu nggak bisa cuma ongkang-ongkang kaki.

More details
WpActionLinkContent Guidelines