Morning Coffee

Morning Coffee

  • WpView
    Reads 4,729
  • WpVote
    Votes 102
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 16, 2013
WpInfo
Fiction
Romance
Kafika Amelia mahasiswi yang selalu meminum kopi dipagi hari atau kapanpun. Semua temannya bertanya kenapa dia meminum kopi, tapi Kafika atau yang lebih tepatnya dipanggil Fika menjawab dengan senyuman miris. Dia tidak tau kenapa kopi yang manis akan membuat hidupnya lebih manis. Tetapi kopi yang pahit akan membuat kehidupannya lebih pahit dari yang dia jalani. Fika selalu bertanya tanya, apakah kehidupannya akan berakhir dengan pahit juga? atau kehidupannya akan berakhir dengan amat manis? Kenapa kehidupan ini penuh rahasia? Dan dia menjawab sendiri 'Aku bakal tidak tau apa yang terjadi denganku dihari besok'
All Rights Reserved
#277
coffee
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CHOCOLATE OR COFFEE ( END )
  • SECANGKIR KOPI SEBELUM PULANG || END
  • [END] Sunday Morning
  • ❤Coffee Love Story❤
  • PAS NGOPI
  • Coffeealona
  • Espresso & Beauty Barista✓
  • From Rich to Real (gen 12,13)
  • Morning Coffee ✔
  • Our Coffee (Completed)

Dear Chocolate , kau itu banyak sekali disukai oleh semua kalangan . Kau tahu rasanya sangat manis sehingga membuat seseorang menjadi candu , tapi mereka selalu lupa kalau gigi mereka akan sakit kalau banyak makan makanan manis . Kau itu sama seperti kehidupan yang ku impikan , ibarat kau hanya manis diawal kehidupan dan sisanya hanya kesakitan yang membekas . Dear Coffee , kau dapat dijumpai hampir semua tempat . Rasamu sangat pahit , ibarat kehidupan yang pahit ini . Awal minum seseorang terkejut karena kepahitannya , namun berupa menjadi kebiasaan . Kau akan menganggap dia bukan pahit lagi, kau menganggap ia hanya air yang lewat. Tapi pada dasarnya kepahitannya itu bisa dikurangi dengan gula, gula yang telah menutup rasa pahit itu dan membuat rasa pahit di ujung.Ibarat gula itu membuat mu senang dan lupa akan pahitnya kehidupan, tapi kita pun menyadari kepahitannya diakhir hidup. Inilah kisah tentang Aisyah dan Adithya , bukan anggap saja ini kisah tentang Chocolate and Coffee.

More details
WpActionLinkContent Guidelines