My Graffiti

My Graffiti

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, May 6, 2017
Apakah aku harus terlahir seperti ini? Apakah aku harus hidup seperti ini? Apakah perlu aku menuangkan semua yang kurasakan saat ini? Aku tahu, dengan perlahan aku membuka mataku. Cahaya yang tampak menyilaukan. Bagaimana tidak menyilaukan? Aku sudah selama ini berada didalam kegelapan. Sepi, tenang, hanya ada aku sendiri didalam sana. Yah... Sebelum aku melihat cahaya itu, terdengar suara yang menggema "Apakah kau sudah siap keluar untuk melihat cahaya itu?" Aku tahu pasti aku menjawab "yah.. aku sudah siap. Aku mohon tolong perlihatkan aku cahaya itu." Saat itu aku pasti sangat bahagia. Kegelapan yang kulihat selama ini nampak menyilaukan. Tetapi jika aku melihat kondisinya seperti ini. Aku sudah sangat menyesal melihat cahaya yang singkat ini. Di sini aku hanya melihat keributan, pertengkaran, cacian yang tak pernah habisnya. Sedangkan ketika aku berada dalam kegelapan itu aku merasa tenang, tentram, damai, segala kepuasan jiwa kudapatkan disana. Mengapa saat itu aku harus mengatakan "ya"? Mengapa saat itu aku harus senang. Seharusnya aku tetap saja berada di sisi-Nya. Tak ada yang mencaciku, Tak ada yang namanya keributan, Tak ada yang namanya pertengkaran. Pasti jika aku berada di sisi-Nya pasti aku sudah bahagia disana. Berlari-lari bersama malaikat-malaikat. Berdoa dan memanjatkan rasa syukurku pada-Nya. Tapi, aku tak akan bisa kembali kepada-Nya lagi dengan cara mudah. Maka, aku akan berusaha agar menjalani semua ini sesabar mungkin.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bahkan jika itu adalah anak perempuan palsu, anda harus berani
  • Di Balik Nama Zella
  • 𝐏𝐄𝐏𝐑𝐎𝐌𝐄𝐍𝐎
  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • She Is Mine ! (EXO Oh Sehun)
  • [1] Miracle Pill Maker Bullies the Boss
  • Antara Cinta dan Persahabatan
  • Putra Mahkota Dua Kerajaan
  • Full Of Scratches

Bacaan Offline!!! Pada usia 12 tahun, Shen Yue secara tidak sengaja jatuh ke kolam saat memberi makan ikan. Saat itulah dia menyadari bahwa orang tuanya bukanlah orang tua kandungnya, dan kelima saudara laki-lakinya juga bukan saudara kandungnya. Dia hanyalah pewaris palsu keluarga Shen! Mengetahui dia ditakdirkan untuk kehilangan segalanya, Shen Yue memutuskan untuk berbaring dan menyerah. Jika dia akan kehilangan semuanya, dia mungkin juga berbaring dan bersantai. "Kakak, apakah bekerja di perusahaan menyenangkan? Biarkan aku memeriksanya," pikirnya, ingin menikmati fasilitas menjadi putri Shen selagi dia masih bisa. Kemewahan itu akan segera berada di luar jangkauan. "Kakak kedua, apakah akting menyenangkan? Biarkan aku mencobanya," dia merencanakan. Apa? Mereka membayarmu hanya untuk berbaring diam seperti mayat? Ini adalah pekerjaan yang harus dia dapatkan! "Kakak ketiga, apakah pistol itu realistis? Coba saya lihat," katanya, memeriksa senjata api itu. Lumayan, meskipun mundurnya terlalu kuat. Dia perlu menemukan yang lebih kecil untuk dimainkan lain kali. "Kakak keempat, apakah para guru akan marah jika aku menyelinap ke lembaga penelitianmu? Biarkan aku mengintip," dia merencanakan, menatap profesornya yang tampan. Sedikit pelukan tidak akan ada salahnya! "Kakak kelima, obat yang sedang kamu kerjakan itu harum. Keberatan jika saya mencoba sedikit rasa ..." Dia bertanya dengan santai sebelum mencicipinya. Rasanya enak! Tapi sekarang kepala saya terasa gatal-lebih baik saya tidak menumbuhkan otak! Pada hari pewaris sejati kembali, lima saudara laki-laki Shen Yue melindunginya di belakang mereka. "Kakak terkasih, bisakah kita menyimpannya bersama kita? Dia agak lambat, itu akan berbahaya baginya di luar sana sendirian." Pewaris sejati mencemooh dengan dingin, menutupi niat liciknya dengan kedok tidak bersalah. Tapi pada akhirnya, dia menyadari Shen Yue ini benar-benar bodoh. Oh baiklah, sebaiknya biarkan dia tinggal.

More details
WpActionLinkContent Guidelines