This Is Life

This Is Life

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Apr 18, 2017<5 mins
Dunia itu berputar, layaknya jarum jam yang tak akan pernah berhenti berdetik. Ratusan, bahkan ribuan kali jarum itu melewati angka dua belas dan angka enam. Begitu seterusnya. Kadang di atas lalu di bawah, ke atas lagi lalu ke bawah lagi. Manusia yang tak pernah puas dan bersyukur atas apa yang dimilikinya itu adalah manusia yang setengah-setengah, jika butuh ia meminta dan jika tidak ia akan acuh terhadap hal apapun yang ada disekitarnya. Jika tujuan hidup hanya untuk mengejar dunia itu adalah sebuah kesalahan besar. Menyalahkan orang lain saat merasa palingp benar. Dan diam tak berkutik saat kesalahan besar ia lakukan. Bagaimana bisa siklus kehidupan seperti itu? Seperti orang bodoh yang rela menghabiskan seleruh waktunya untuk bekerja tanpa tahu terimakasih pada siapa saja yang membantunya. Seseorang yang sudah berdiri diatas cenderung memiliki hati yang jumawa karna ia merasa telah merasa berdiri sendiri tanpa ada orang dibelakangnya. Bagai memanjat tangkai tanpa tangga.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Inquilab (Complete ✅)
  • Soulmates || ArDi|| ✓
  • Shehr-e-Yaaram #LoveFromPakistan #Completed
  • Saiyyan - Adiya FF
  • Tied By Destiny
  • Vowels Of Raghuvanshi's
  • LET ME HATE YOU

"Just tell me that it was all a misunderstanding!" Unhone dard bhari awaz mein pucha, aur bebasi unki awaz mein saf sunai de rahi thi jisne mera dil kachod kar rakh diya. "Please, I am begging you." Yeh alfaaz jaise teeron ki tarah seedha dil ke paar ho gaye. Unki awaaz ki dard bhari kapkapahat, unki aankhon ki nami, aur woh bebasi jo unke har shabd ke saath aur gehri hoti ja rahi thi-sab kuch mujhe tod raha tha. Meri saanson ki raftaar tez ho gayi. Maine apni aankhein band kar li, jaise agar maine unki taraf dekha toh apne jazbaat par kabu na rakh paungi. Lekin meri chup, meri khamoshi, unke sawalon ka jawab de chuki thi. Aur shayad yehi jawab unke dil ko sabse zyada chot pahuncha gaya. Ek lamba sannata chha gaya. Main bas unki saans lene ki awaz sun sakti thi-tez, bechain, aur dukh se bhari hui. "Was that all a lie?" Unki awaaz ab ek kanpate hue ilzaam ki tarah lagi. "Did you never love me? Not even for a moment?" Meri ungliyan meri dupatte ko bechaini se muthhi mein jakkar rakhne lagi. Main unse aankhein nahi mila paayi. Phir unhone woh shabd kahe jo mujhe meri hi nazron mein gira gaye. "Was this marriage also a part of your plan?" Ab ki baar, unki awaaz mein sirf dukh nahi, ek toot chuki rooh ki goonj thi. Jaise har umeed, har yakeen, har pyaar ek pal mein bikhar gaya ho.

More details
WpActionLinkContent Guidelines