Midnight
  • WpView
    Reads 674
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Apr 19, 2017
Diminumnya dua sampai lima tegukkan dengan tanpa sengaja menyisakkan dua tetes teh di dagunya. Kemudian ditaruhnya diatas meja disamping sofa panjang tersebut. Tidak hanya teh hangat, tetapi diatas meja tersebut tergeletak beberapa cemilan cemilan kesukaan Bora. Karna udara dari luar rumah yang sangat kencang dan sejuk membuat Bora mengantuk. Sedangkan Mr. Kyuhyun masih memijat pergelangan kaki Bora sambil sedikit menatapi tubuh Bora dari rambutnya yang terurai lurus hingga tatapannya berhenti di kedua belahan dada Bora. Ternyata ia sedang menikmati aliran air teh yang masuk kedalam belahan dada Bora. Didekatkan kepalanya kearah dada Bora dan menjilati air teh yang mengalir disana. Sepertinya mulutnya mengambil sesuatu yang terapit di antara dua belahan dadanya itu. Ketika ia ingin mengangkat kembali kepalanya, tanpa ia sadari kepalanya menabrak dagu Bora kencang. Hingga membuat Bora terkejut saat membuka matanya. 'Aigooo... aaahhhhh...' teriak Bora saat terkejut akan dagunya yang sakit. "Eomeona! .....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [ Anagata👑 ]
  • TIC TOC [√ COMPLETED]
  • Siapa Kau, Mama? - 𝐍𝐚𝐡𝐲𝐮𝐜𝐤
  • I'm Not the Protagonist (Completed)
  • Delicate Maiden's Spring Boudoir/ Jiao Niang Chun Gui (娇娘春闺)
  • Di Balik Meja Redaksi [SUDAH TERBIT]
  • One More Chance
  • "RUMORS"
  • Repeat Again (Jjk >< Iny) ▶End◀
  • BTTH : The Fallen Genius

Jenandra menuruni tangga sembari menenteng jasnya, dua kancing baju teratasnya di biarkan terbuka begitu saja. Dia tersenyum melihat Momy nya sedang memasak, dia juga sempat melirik Daddy nya yang tengah menikmati secangkir teh. Jenandra memeluk tubuh Momy nya dari belakang, sembari membisikkan kalimat tanya. "Morning Momyku sayang, Momy lagi ngapain?" Tanya Jenandra yang sudah meletakan dagunya di bahu sang Momy. Momy tersenyum lembut, "Momy lagi buat Nuget rebus Jen." Jawab Momy secara singkat tak lupa dengan senyuman manis milik sang Momy. "Ayo Jen minum dulu teh yang Momy buat." Ucap Momy, Jenandra mengangguk dan tanpa ragu segera meminumnya. Dan ternyata... Itu bukan dari daun teh, tetapi dari daun pepaya, bahkan di teko transparan itu masih terlihat banyak bunga pepaya. Jenandra menatap horror Daddy nya yang meminum teh tersebut dengan santai, dan dari raut wajahnya, Daddy nya itu begitu menikmati teh buatan sang istri tercinta. ❃.✮:▹ ◃:✮.❃ "Kalo Momy bilang nggak, ya berarti nggak kamu harus nurut Jenan!" "Udah Jen, mendingan kamu nurut aja kata Momy kamu, dari pada nanti Momy kamu ngamuk." Kata Daddy dengan nada memelas kepada Jenandra. "Pokoknya pasangan kamu itu harus bisa masak, kaya Momy!!" Ucap sang Momy dengan nada tegas miliknya. "iya Momy.. iya.." Jenandra hanya bisa mengiyakan perintah sang Momy. Lalu.. Bagaimana jika Jenandra tidak bisa menemukan pasangan yang bisa memasak? Apakah Jenandra akan membeli seluruh restoran untuk calon istrinya nanti? Ataukah ia akan tetap berjuang mendapatkan calon istri yang memenuhi kriteria sang Momy? Ayok temu jawaban di Anagata Part 1- Ending Part!! Terima kasih, selamat membaca💙 Bersama : @Leon_Antares DIMULAI TANGGAL: 04-10-2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines