Kamu
  • WpView
    Reads 352
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 2, 2017
Teruntuk kamu yang pernah ada lalu menghilang, kamu yang dulu ku cintai dan sekarang begitu ku benci. Bacalah sebentar hingga kau tahu isi hatiku. Author by : Maria Fictoria Yosevine dan Aprianisa Dea Amanda
All Rights Reserved
#400
diary
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • 𝑳𝒐𝒗𝒆 𝑺𝒄𝒆𝒏𝒂𝒓𝒊𝒐 🌹
  • -Silent Love- TS(2) SUDAH TERBIT
  • SEWINDU
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Behind the Silence
  • Amor Est Poena -TS(1) SUDAH TERBIT
  • You are in my past and my future [END]
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • Fifa Story [END] ✔

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines