The King Of Ice [COMPLETED]

The King Of Ice [COMPLETED]

  • WpView
    Reads 337,743
  • WpVote
    Votes 16,253
  • WpPart
    Parts 48
WpMetadataReadComplete Wed, Jan 29, 2020
Amira Mayka Azkadina wanita berparas mungil jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Ray William. Berawal dari perjumpaan saat MOS, Amira langsung mengagumi dan bermimpi ingin memiliki pria dingin ini. Ray adalah pria dingin yang selalu fokus dengan buku dan hal-hal yang berbau kesendirian. Dengan segala cara dan perhatian yang diberikan Amira kepada Ray akhirnya ia dapat memiliki Ray. Cinta mereka yang berlangsung sampai ke dunia universitas bahkan dunia pekerjaan tidak berjalan mulus semestinya. Kehadiran orang ketiga dan segala masalah terus melanda hubungan mereka. Segala bentuk perjuangan mereka lakukan demi mempertahankan hubungannya. Akankah mereka saling memiliki hingga terikat dalam hubungan yang sah? ©story by aurafitria, 2017
All Rights Reserved
#439
cold
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Adka Is BABY [FemDom]
  • Pregnant with Rebel Prince (SELESAI)
  • TWO HEARTS, ONE WINNER [Tamat]
  • She's Maudy [Completed]
  • Why Him? [Completed]
  • He Wrote My Name Wrong
  • Casabelle ( SELESAI )
  • KPOPERS VS. ANIMERS [END]
  • Game Of Obsession

ᴄʜɪʟᴅɪsʜ ʙᴏʏ sᴛᴏʀʏ 𝟸 Adka Frederick itu : -Manja -Cengeng -Pintar -Ceria -Sok keras -Lucu dan tampan -Bayik gede! Sebaliknya Natasyan Karla itu : -Dominan -Keren -Mandiri -Pintar -Cantik -Suka jahilin Adka! __________ "Karla~ aku pinjam bahunya sebentar~" Adka merengek manja, matanya luyu dan beberapa kali mengedip. "Buat apa?" Adka tersenyum manis walau dengan mata yang sudah mengantuk. "Aku kepengen bobok... boleh ya?" Matanya memelas. Karla menggelengkan kepalanya tanda tak mengizinkan. "Ngg... Kenapa?" Karla hanya diam tanpa menjawab. Ia menampilkan wajah datar dan menyeramkan. Membuat lelaki di sampingnya itu menciut. "Karla, aku ngantuk tau!" Sedih banget dirinya di tolak begini. "Kamu bisa sandaran di bahu mami Ila." "Gak mau!" "Yasudah, jangan bobok kalo gitu." "Karla~" "Naon sih?" "Sandaran yaa? Boleh kan? Boleh dong!" Lelaki itu segera memeluk bahu sempit milik Karla dan bersandar di sana sembari memejamkan mata. "Apa sih peluk-peluk gini? Sesek tau!" "Bodo amat, tau! Adka tuh mau bobok! Karla diem aja deh." Pada akhirnya Karla hanya bisa pasrah. Punya pacar manja sok keras kayak Adka memang melelahkan, namun sikapnya itu lah yang membuat Karla nyaman dan ingin menjahili Adka terus-menerus. Eh, gimana ya kalo Adka di jahilin dengan embel-embel kata putus? Seru deh pasti!

More details
WpActionLinkContent Guidelines