Simulasi Selingkuh

Simulasi Selingkuh

  • WpView
    Reads 1,407
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 26, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"Aku mencintaimu, dan tenggelam dalam rasa itu, sulit untukku membencimu, walaupun menyakitkanku." -Shania "Kamu itu pinter, Shan! Pinter dalam pelajaran, tapi bego soal percintaan!" -Rara "Maka dari itu ada peribahasa 'Tak ada gading yang tak retak' " -Shania "Kamu itu tenggelam sama perasaan yang kamu ciptain sendiri, Shan! Sampe kamu lupa realitanya bahwa banyak orang yang mengharapkanmu dan sayang sama kamu!" -Reno well, ada sedikit bumbu realita author disini, wkwk buat berkaca aja. haha Semoga dapat diterima dan kalian suka :D *maaf kalo typo bertebaran dan tidak menggunakan kaliamt sesuai EYD* HAPPY READING!!
All Rights Reserved
#636
selingkuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Algantara Darel (END & REVISI)
  • RAGARA [ on going ]
  • AREN
  • dimana janji tersebut
  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • Angkasa
  • THREE GIRLS AND ALL STAR  [REVISI]
  • I'm a Girl, Bos!
  • NYAMAN [Proses Revisi]

Algantara Darel. Nama yang katanya tak pernah bisa ditandingi. Di lintasan balap liar, ia adalah raja malam... liar, berani, dan nyaris tak terkalahkan. Kecepatan adalah candunya, suara mesin adalah detak jantungnya. Keras kepala, sulit diatur, dan selalu bertindak sesuka hati. Namun di balik gemuruh knalpot dan sorot lampu jalan yang temaram, Darel hanyalah seorang anak yang manja ketika bersama keluarga dan sahabatnya. Hangat. Berbeda. Seolah dunia malam dan dunia nyatanya adalah dua sisi yang tak pernah benar-benar menyatu. Di dunia balapan liar itu pula, ada satu nama yang selalu berdiri tepat di belakangnya... Dimas. Rival abadi yang tak pernah berhenti menantang, namun selalu kalah ketika bersanding di samping Darel. Kekalahan demi kekalahan tak membuatnya mundur. Justru menyalakan bara persaingan yang semakin panas. Akankah mereka selamanya terjebak dalam ambisi dan gengsi yang membutakan? Ataukah suatu hari, di antara deru mesin dan ego yang saling bertabrakan, mereka menemukan alasan untuk berdamai? Karena terkadang, rival terberat bukanlah musuh yang harus dikalahkan... melainkan seseorang yang tanpa sadar paling kita pahami. Publish : Februari 2024 The End : Desember 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines