Again
  • WpView
    Reads 141
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 2, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Aileen sangat membenci kenangan-kenangan di masa lalu sangat membenci semuanya yang berbau masa lalu. Menurut ia masa lalu hanya akan membuat dia menetap yakin bahwa akan ada kejadian terulang dimasa depan Tapi nyatanya hanya akan ada keterpurukan dan sakit hati yang berlarut-larut jika ia terus menatap kebelakang Penyesalan Aileen yang terlalu menganggap semuanya pasti ia dapatkan,dan nyatanya untuk menggapai yang ia inginkan tidak semuanya ia dapatkan Peristiwa,kejadian masa lalu yang membuat ia bangkit dan berusaha melupakan semuanya menganggap kejadian itu tidak pernah terjadi dalam hidupnya dan memperbaiki semuanya. Aileen hanya pasrah pada takdir tuhan ia percaya bahwa ada kebahagian setelah kesedihan yang ia alami dan ia yakin semuanya akan baik-baik saja seperti yang ia impikan. Tapi disaat ia menata kehidupan nya yang baru orang-orang dimasa lalu terus berdatangan perlahan-lahan mengingatkan masa lalu kelam pada Aileen "Lo balik lagi setelah bertahun-tahun lo nyampakin gue itu gak akan pernah hilangin rasa cinta gue ke lo"-Aileen "Gue emang egois,gue terlalu mentingin harga diri gue daripada jujur soal perasaan yang gue simpan selama ini" -Abid
All Rights Reserved
#267
aileen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • best friend and twilight
  • save me
  • Nathalia
  • HIJRAH MAHABBAH
  • Revenant: Kuntilanak Penyelamat
  • ROMANCE FROM HIGH SCHOOL
  • Buku Harian Dan Sebuah Musim

Denting luka dan riuh kehilangan berbaur jadi satu. Pecahan-pecahan perasaan berserakan di lantai jiwa kita. Rahasia yang terlalu lama disembunyikan kini berubah menjadi beban yang tak tertanggungkan. Kita mulai kehilangan-satu per satu. Kejujuran ternyata bukan hanya soal berkata benar, tapi soal keberanian untuk menanggung luka setelahnya. Kita takut berbagi sakit, takut menumpahkan amarah, takut mengakui betapa bersalahnya kita. Dan ketika semuanya pecah, hanya diam yang tersisa. --- "Dirta, jaga mereka baik-baik, ya? Aku pergi duluan. Aku sayang kamu..." - Aletha

More details
WpActionLinkContent Guidelines