Late
  • WpView
    Reads 3,654
  • WpVote
    Votes 252
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 11, 2017
Terlambat. Ketika jarak, waktu, dan kesibukan memisahkan Nindy dan Joval, mereka tetap berjuang hingga takdir menyatukan mereka. Namun takdir tak selamanya indah, ujian cinta mereka hadapi mulai dari yang mudah hingga yang sulit sampai mereka benar benar terpisah karena orang ke tiga. Kedua hati itu bagaikan nasi yang sudah menjadi bubur. Tapi takdir kembali mempermainkan hati mereka. Akankah mereka akan bersatu kembali? . Cinta yang sejati takkan pernah datang terduga. Takdir bisa saja indah jika kita sabar menunggu. -Late- . . Selamat Membaca😁😊 Jngn lupa kritik dan sarannya...
All Rights Reserved
#10
terlambat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • SANDARANDIKA
  • Heartbeat ✔
  • Tertulis Dalam Doa
  • Menunggu Waktu, Menemukan Dirimu
  • Cinta Segitiga
  • Nayvi
  • My Love
  • Dearest Mai (Insya Allah akan dinovelkan, beberapa bab Unpublished]

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines