Mémoire pour Adrienne

Mémoire pour Adrienne

  • WpView
    Reads 321
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 22, 2017
Adrienne bersumpah tak ingin menjadi perawat lagi, sampai ia ditawari pekerjaan (tentu saja, perawat) dengan gaji besar di rumah Kleon Eugene. Kali ini berbeda, ia tidak perlu memandikan dan menyuapi Kleon, apalagi menggendongnya ke tempat tidur. Goldfield syndrome yang diderita Kleon setelah kecelakaan dua tahun lalu, menyebabkan ia tak mampu mengingat apapun yang terjadi hari itu setelah ia terlelap, dan terbangun dengan memori yang sama, bahwa hari itu adalah hari dimana ia akan melamar kekasihnya yang kini sudah meninggal. Pekerjaan yang mudah, Adrienne hanya perlu menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada Kleon, setiap pagi. Namun, benarkah itu mudah? "Mengenal kamu sama seperti istana pasir yang dibangun di tepi laut. Meski setiap pagi engkau membuatnya, setiap malam pula air pasang menghanyutkannya." -coldass
All Rights Reserved
#267
feelings
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bully My Obsession GxG(Season 2)
  • Postscript
  • A-KU & A-MU
  • Awal Bertemu Denganmu  COMPLETED ✔
  • DEAR SOPHIA
  • Bugis Street ( Open Po Dan Akan Segera Di Filmkan )
  • A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT]
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • PUTARAN TERAKHIR WAKTU

Celine, si mantan ratu kampus yang dulu ditakuti karena kecantikan, prestasi, dan dominasinya, kini bekerja di sebuah perusahaan teknologi besar sebagai bagian dari tim IT elite. Dingin, cerdas, dan tetap tak tersentuh-begitulah kolega-koleganya mengenalnya. Tak ada yang tahu, bahwa wanita itu diam-diam sudah menikah. Sera, yang dulu hanya kutu buku yang selalu jadi korban bully, kini hadir sebagai mahasiswa magang dari jurusan Sastra Inggris. Penampilannya jauh berubah-lebih dewasa, lebih tenang, tapi masih menyimpan sisi rapuh yang hanya Celine tahu. Mereka hidup dalam dua dunia: satu sebagai pasangan yang sudah menikah secara diam-diam, satu lagi sebagai senior dan anak magang yang bahkan jarang bertegur sapa. Tapi perasaan tak pernah bisa benar-benar disembunyikan. Di balik meja kantor, lift yang sepi, ruang arsip, hingga pesan-pesan singkat yang tak seharusnya ada-obsesi lama kembali tumbuh, kini lebih panas, lebih rumit, dan penuh tekanan. Karier, rahasia, dan rasa cemburu mulai menguji hubungan mereka. Apakah mereka bisa bertahan, atau justru tenggelam dalam obsesi yang mereka ciptakan sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines