
Bunga-bunga sakura yang berguguran begitu indah namun begitu rapuh layaknya sebuah hati yang terus menunggu dan tak bisa lepas dari musimnya. Ketika perasaan yang bertahun-tahun, berbulan-bulan, dan berhari-hari tak kunjung mati layaknya bunga sakuran, ia berguguran namun selalu tumbuh pada musimnya. Laki-laki itu duduk di sebuah kursi taman sembari memandang pohon sakura dengan bunga-bunganya yang berguguran, yang ikut menari bersama angin ketika ia berhembus mesra di antara cabang-cabangnya. Entah berapa lama ia meninggalkan negara tempat ia di lahirkan memilih menetap sementara dan bekerja di negara Jepang, negara yang di juluki negeri sakura, entah mungkin karna ia pengecut atau hanya masih sebuah wacana saja dalam melupakan masa lalunya. Melupakan kenangan dengan seorang gadis yang ia pilih sebagai cinta pertamanya sekaligus sebagai patah hati pertamanya sehingga ia selalu ragu tuk membuka hatinya, ia selalu berharap agar bisa melupakan kisah itu melupakan semua tentangnya karna ia yakin dia tak mencintainya. NB: Di larang meniru atau mencopy karya orang lain. Sebagian cerita ini adalah kisah nyata. Hargai karya milik seseorang sebagai bentuk apresiasi terhadapnya :)Todos os Direitos Reservados
1 capítulo