Story cover for WAKE UP by kherunisa
WAKE UP
  • WpView
    Reads 109
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 109
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 7
Complete, First published Apr 20, 2017
Hidup dengan kedua orang tua yang lengkap memang sangat bahagia dan beruntung, tapi berbeda dengan tania, tinggal serumah dengan ibu bapak dan 3 bersaudara tetapi tidak merasakan kasih sayang seorang ayah, hingga diusia tania yang ke 17 tahunpun tania belum benar-benar merasakan apa itu kasih sayang seorang ayah.

Terkadang tania sendiri berfikir kenapa dia dilahirkan? Jika tidak ada kasing sayang yang lengkap dari keluarga, 
Kenapa harus ada lagu yang menceritakaan sesosok ayah? Lagu itu busit menurut tania sendiri.

Setiap hari berkecimung dengan detuman-detuman suara keras, memang bukan kekeras  tangan yang dilakukan, tetapi kata-kata yang tidak sepantasnya.
All Rights Reserved
Sign up to add WAKE UP to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Langit Kelabu Milik Ara cover
Luka Dan Bahagia 'NATHAN cover
My Sick Twins! || LHC NJM cover
Aku Ingin Seperti Nindi cover
REYFAL cover
CEMARA cover
sang pemilik hati  cover
Sayap Mimpi Nayanika  cover
sebuah janji (end) cover

Langit Kelabu Milik Ara

9 parts Ongoing

"Ada anak-anak yang dilahirkan di bawah langit cerah. Ada pula yang tumbuh di balik kelabu, dengan doa yang tak terdengar." Ara kehilangan ayahnya saat usianya baru 2,5 tahun. Ia tak sempat mengingat hangatnya pelukan seorang ayah, dan kasih ibunya pun jarang ia nikmati. Ibunya sibuk, terlalu sibuk bekerja untuk menghidupi ketiga anaknya seorang diri. Saat usia delapan, ibunya menikah lagi. Tapi kehadiran ayah tiri tak serta-merta mengobati sunyi di hati Ara. Ia tumbuh canggung, asing dengan perhatian yang datang terlambat. Kehidupan membawanya berpindah-pindah-tinggal bersama nenek, berpindah sekolah karena perundungan, lalu hidup seadanya tanpa uang saku, bahkan tanpa makan. Ia dibenci keluarga ibu kandungnya, dimarahi, diusir, dibicarakan. Namun, ia tetap bertahan, hanya karena satu hal: harapan. "Bukan cinta yang menjadikannya kuat, tapi luka yang ia peluk diam-diam." Ara ingin sukses. Ia ingin membalas cinta tulus dari orang-orang yang benar-benar menyayanginya: ibu, ayah tiri, dan nenek kecilnya. Ia ingin mengubah langit kelabu menjadi pelangi, dengan tangannya sendiri.