Letter To Miracle

Letter To Miracle

  • WpView
    Reads 115
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 21, 2017
Wulani adalah perempuan yang hebat, mencoba melupakan masa lalunya, yang berakibat berubahnya pribadi wulani saat ini, berbagai kisah demi kisah yang terungkap, dan pertemuan yang sulit dipercaya. Akankah wulani kembali menjadi pribadinya dulu, bagaimana dengan teman temannya yang baru? Siapa yang jadi perhatian wulani sekarang? Ikuti cerita keren ini, sangat menarik ! Deskripsi ini akan terus berubah seiring penambahan karakter ya, Selamat membaca 😉 Cerita akan di update seminggu atau 3 hari sekali, jangan lupa vote cerita kami, karna berkat kalian kita akan terus menulis, komentar kritik dan sarannya sangat kami butuhkan. Terima kasih semua 😊 Penulis : Nandya Fadjriani Fadillah Ramadhan
All Rights Reserved
#170
ceritaseru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • janji kecil
  • Senja Dipenghujung Desember
  • 2nd Bite of The Cherry
  • this is me
  • Ekspektasi Tak Semanis Realita
  • Ku Kejar cintaku ke Roma
  • Marry Your Daughter (Selesai)
  • Oranye Di Langit Senja
  • REPEAT STORY || [On Going+Revisi]™

SMA selalu menjadi babak baru dalam kehidupan, penuh dengan tantangan, pertemanan, dan perubahan yang tak terduga. Bagi Reyhan dan nayla, ini bukan hanya tentang mengejar nilai atau menentukan masa depan-ini juga tentang menemukan kembali sesuatu yang sempat hilang. Dulu, mereka adalah teman masa kecil yang tak terpisahkan. Reyhan, anak laki-laki yang selalu penuh energi dan suka bercanda, selalu berhasil membuat Nayla tersenyum di hari-hari mereka di SD. Sementara Nayla, dengan sifatnya yang lembut dan sedikit pemalu, selalu menjadi satu-satunya orang yang bisa memahami Reyhan di balik sikap cerianya. Namun, waktu memisahkan mereka saat masuk SMP. Tanpa disadari, persahabatan yang dulu begitu kuat mulai terkikis oleh jarak dan kesibukan masing-masing. Kini, di SMA, mereka kembali bertemu di kelas yang sama. Namun, banyak hal telah berubah. Reyhan tidak lagi sekadar bocah ceroboh yang selalu tertawa, dan Nayla kini lebih dewasa serta sulit ditebak. Mereka masih ingat kenangan lama, tetapi pertanyaan besar muncul-apakah mereka masih bisa menjadi sahabat seperti dulu, atau justru sesuatu yang baru mulai tumbuh di antara mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines