Lunata

Lunata

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 22, 2017
Dalam mengatasi langit, bintang-bintang membentuk pasukan bersenjata. Mereka dikenal sebagai prajurit cahaya angkasa. Tujuannya tak lain dari mendapat pengakuan dari para penghuni bulan, dan membawa pulang sesuatu yang sempat dicuri dari antara mereka Bintang-bintang mendapatkan cahaya dari setiap harapan yang diucapkan anak-anak. Satu harapan yang terucapkan sama dengan cahaya yang berumur sepuluh tahun. Bisa kau bayangkan berapa banyak butir harapan yang terucapkan hanya dari satu mulut seorang anak kecil? dan seberapa banyak anak kecil di satu dunia, ditambah calon anak-anak yang terus tercipta setiap detiknya? Itulah mengapa sekumpulan bintang memiliki cahaya nyaris abadi. Awalnya cahaya-cahaya tersebut memang untuk menghibur sejuta malam anak-anak yang penuh dengan harap. Tapi belakangan ini, bintang-bintang menjadi sedikit lebih angkuh, dan mempersenjatai cahaya mereka untuk menyerang bulan. Ini bukan keadaan yang baik, anak-anak mulai takut mengucapkan harapan-harapan dalam setiap doanya. Ini sungguh kekeliruan besar. sebenarnya bukan bintang-bintang membenci bulan. Dulu mereka tak seperti itu. Aku dan David tahu jelas mengapa sekarang mereka tampak ingin berperang. Aku dan David tahu jelas ceritanya, walau kami tidak benar-benar bisa beranggapan mengenai siapa yang harus bertanggung jawab dari kekacauan ini
All Rights Reserved
#26
ficition
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sky.
  • petarung kecil
  • NOESIS [END]
  • Lintang Laksana (SEGERA TERBIT)
  • Home?
  •  Two Knight || MOONSUN (TAMAT)
  • Paper Hearts
  • life of Star Flower (Kalgukjju Au)
  • [Rombak] -Kemunculan Planet-planet Baru di Tatasurya
  • Land of Youth
Sky.

Raden Akairo Thalvaren. Nama yang diberikan oleh sang ayah-Delanio. Sebuah nama yang seolah ditenun dari benang emas, dipintal oleh rajut kehormatan, lalu disematkan dengan penuh keyakinan pada seorang anak yang sejatinya tak pernah meminta apa pun. "Raden" bukan sekadar gelar, melainkan segel martabat yang ditempelkan ke pundaknya. Kata "Akairo" konon berasal dari kata "Akasa" dan "Cairo" yang dalam bahasa Sanskerta berarti langit tak bertepi. Sayangnya, bagi Akairo sendiri, nama itu lebih terdengar seperti rantai pembelenggu. Akairo sering bertanya dalam diam, apakah keluarga yang sempurna, kekayaan yang melimpah, dan semua kasih sayang itu benar-benar miliknya. Sebab, jauh... jauh di lubuk hatinya yang paling sunyi, Akairo kerap merasa merasa tak diterima. Semua seolah hanya ilusi yang berusaha ia yakini sendiri. Kenyataan bahwa ia hanyalah seorang anak yang diadopsi sebagai penawar luka untuk sepasang orang tua yang kehilangan putra kandung mereka, selalu berhasil mematahkan segala keyakinan yang ia miliki. Akairo hanyalah pengganti. Langit... Nama itu dulunya milik seorang putra yang kini telah tiada. Ia tidak hanya menyandang makna dari nama itu, tetapi juga harapan, kenangan, dan ekspektasi bahwa dirinya akan dapat menggantikan sosok Langit dikehidupan ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines