"Dear Heart "

"Dear Heart "

  • WpView
    Reads 190
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 20, 2017
◇°Dear Heart°◇ Bukan aku yang memilih untuk mencintaimu ♡ Bukan aku yang mengharapkan cintamu ♡ Bukan aku yang ingin rasa cinta ini hadir ♡ Bukan pula aku yang menginginkan kau membalas rasa ini ♡ Akan tetapi... Hati ini yang memilih untuk mencintaimu ♥ Hati ini yang mengharapkan cintamu ♥ Hati ini yang menginginkan rasa cinta ini hadir ♥ Dan hati ini pula yang menginginkan kau membalas rasa cinta ini ♥ Apalah aku ,aku hanyalah manusia biasa yang dengan begitu mudahnya memiliki perasaan ♡ Perasaan yang begitu mudahnya menyukai bahkan mencintaimu ♡ Aku juga hanya manusia biasa yang begitu mudahnya merasakan sakit hati ♥ Manusia biasa yang begitu mudahnya rapuh ♥ Because i'm only human °° Maaf ya semua kalau ga jelas + sedikit ...harap teman-teman semua dapat memakluminya .. Jangan lupa vote & commentnya ya .. °°★2502★°°
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • Friend's Zone's
  • SKALA (Reana) COMPLETED
  • Rendezvous
  • Lovakarta
  • ARIEANNA
  • What Is The Meaning Of Waiting? -END-
  • Far Away [Re-write]
  • Loving Can Hurt

[ Noyaa Min ] Kemarin, kemarin, dan kemarin lagi, aku mencintai seseorang. Tetapi, hatiku salah memilih, dia memiliki pasangan yang mungkin tak dapat aku pisahkan, aku hanya akan menyakiti seseorang. Rasa ini terus aku pendam, tak akan pernah ada maksud untuk diungkapkan, rasanya salah sekali. Sungguh menyakitkan diam seperti ini, menyaksikan seseorang yang aku cintai bercanda gurau bersama dengan kekasihnya, temanku sendiri. Dia selalu menusuk hatiku dengan bunga setiap harinya, bukan soal cinta, tapi apa yang selalu ia katakan membuat aku jatuh cinta. Aku tak pantas bersamanya, apalagi memilikinya, pikiranku bilang pada hatiku 'bahwa dia terlalu sempurna' ini membuat aku berubah, sakit sekali. Sesekali aku menatapnya, gaya bicara yang selalu membuatku semangat, sempurna menurutku, ah-begitulah. Kembali, hatiku merasa bersalah saat aku melihat ia bersama kekasihnya yang datang tiba-tiba dan memeluknya dari belakang. Ah-aku selalu mengharapkan hal yang mustahil, semoga saja dia bisa menjadi milikku, tanpa aku harus menyakiti orang lain. Saat ini, aku masih saja menunggu, menunggu kapan ia bisa aku miliki, seutuhnya. _____________________✷______________________ [ Feeling ]

More details
WpActionLinkContent Guidelines