br(ok)en

br(ok)en

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 9, 2017
"harusnya lo ngerti, buat orang-orang yang patah hati karna masalah keluarga kayak gua itu bukan minta untuk di beri rasa simpati, apalagi rasa kasihani, gua cuma mau di denger, karena gua gamau apa yang gua rasain akan lo rasain nantinya, kenapa gaada yang perduli sama orang kayak gua? bahkan bokap gua sendiri gapernah perduli sama gua." gadis berkaca mata itu menangis dengan tersedu-sedu di depan teman-temannya yang kini hanya bisa mematung. "nenek moyang gua punya salah apa sama tuhan? kenapa tuhan gapernah adil. kenapa tuhan ga beri gua superhero kayak kalian, yang tulus merawat anaknya dengan kasih sayang. KENAPA?!" gadis itu pun jatuh tertunduk, kedua kakinya sudah tidak kuat untuk menopang beban tubuh dan kehidupan kelamnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Happiness [End]
  • Kamar Kosong 13 S2 [End] ✓
  • MELEPASMU
  • Struggled
  • Hujan Yang Tak Merindukan Pelangi [ORINE]
  • Hukum Cinta || OhmNanon
  • VALOROUS
  • DEDEL(Zeedel)                                         (Slow Update)
  • AKSARA LARA(END)

"lo gak pernah ngrasain jadi gua ra" -Amanda mulai tak bisa mengontrol emosinya "gua cuman penuh luka buat lo" "aku sanggup jadi obat dari luka-lukamu" -Indira berkata dengan suara lembutnya

More details
WpActionLinkContent Guidelines