br(ok)en

br(ok)en

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 9, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
"harusnya lo ngerti, buat orang-orang yang patah hati karna masalah keluarga kayak gua itu bukan minta untuk di beri rasa simpati, apalagi rasa kasihani, gua cuma mau di denger, karena gua gamau apa yang gua rasain akan lo rasain nantinya, kenapa gaada yang perduli sama orang kayak gua? bahkan bokap gua sendiri gapernah perduli sama gua." gadis berkaca mata itu menangis dengan tersedu-sedu di depan teman-temannya yang kini hanya bisa mematung. "nenek moyang gua punya salah apa sama tuhan? kenapa tuhan gapernah adil. kenapa tuhan ga beri gua superhero kayak kalian, yang tulus merawat anaknya dengan kasih sayang. KENAPA?!" gadis itu pun jatuh tertunduk, kedua kakinya sudah tidak kuat untuk menopang beban tubuh dan kehidupan kelamnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kamar Kosong 13 S2 [End] ✓
  • BACKBURNER
  • DEPHELINE
  • Couple Goals [Completed]
  • FALLING IN LOVE
  • AKSARA LARA(END)
  • he is my lover
  • Struggled

[COMPLETED] Kehilangan seseorang untuk selamanya bukanlah hal kecil, rasa sakit dan amarah yang tersimpan di dalam hati akan terus menyeruak keluar menentang takdir yang ada. Namun jika apa yang kita pikirkan ternyata tak sesuai dengan kenyataan, apa yang akan kita lakukan? Kejadian empat tahun lalu membuat semuanya berduka, setiap momen yang mereka lewati mempunyai luka nya tersendiri. Namun ternyata takdir berkata lain, kehadiran sosok manis yang mereka tunggu tunggu dan pikir sudah pergi, ternyata kembali. Melengkapi harmonisnya hubungan kekeluargaan antara mereka semua. Gadis yang berada di ambang kematian, berusaha keluar dari situasi yang mencekam. Dia seakan-akan di telan oleh ganas nya api yang membara, namun siapa sangka, takdir Tuhan berkehendak lain. Selamat datang kembali, Flora.

More details
WpActionLinkContent Guidelines