Forbidden Love

Forbidden Love

  • WpView
    Reads 18,997
  • WpVote
    Votes 408
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadComplete Wed, Dec 16, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
ketika aku mengalami titik terendah, dimana aku hidup sendirian, sebatang kara dan harus membiayai uang kuliah ku nanti, Tetapi semua berubah ketika aku bertemu dengannya, hidupku seperti roller coaster, naik turun, permasalahan bukannya berkurang malah makin bertambah dan dia telah meruntuhkan dinding tebal yang ku buat. Bagaimana bisa? Dia cuma manusia biasa, dia tidak spesial lagi pula mengapa dia sangat tertarik dengan ku? Aku kumal, tidak terlalu pintar, orang tidak punya, tapi dia kekeh untuk berkenalan denganku. Sejak saat itu orang-orang asing mulai memasuki kehidupanku, tanpa ku sadari aku membiarkan mereka mengisi hidupku yang hampa ini, aku membiarkan mereka tinggal dalam kehidupanku. sampai suatu saat hal yang tak pernah ku bayangkan akan terjadi, menimpaku dan itu membuatku harus pergi.
All Rights Reserved
#250
complex
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Multiple Personality
  • Ilusi
  • PEWARIS CINCIN KUTUKAN
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • I Can't Loving You
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Cahaya [COMPLETED]
  • Constellations From The Room

Aku hanyalah seorang remaja yang tak tau kenapa memiliki kehidupan sedikit berbeda , aku merasa sangat beruntung mempunyai fisik yang yang dimana semua perempuan iri terhadapku ,, aku tidak cantik tidak pula berbodi bohayy haha padahal menurutku aku hanyalah manusia biasa yang tak luput dari dosa *duh apalah aku ini wkwk,, Aku berjalan dengan wajah datarku karena memang aku sedang malas berekspresi jadi ya wajar saja jika wajahku datar ,, lagi enak" jln tiba" ,, dor dor dor Aku melihat seorang lelaki yang sedang berjalan sambil menunduk dan kalian tahu dia hampir tertembak untung saja aku langsung menolongnya ,, aku berlari secepat mungkin dan.... brukk ... aku mendorong tubuhnya ke pinggir jalan ,, lalu aku berbalik dan melihat siapa yang telah menembak tapi pada saat aku melihat disekelilingku tak ada tanda-tanda orang yang mencurigakan .. "apa kau baik-baik saja? " tanyaku "ya, terimakasih " jawabnya sambil tersenyum entahlah, ku akui dia tampan tapi ya hanya itu ... ~~~~~ skip ~~~~~

More details
WpActionLinkContent Guidelines