No More Fears

No More Fears

  • WpView
    Reads 68
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 19, 2020
Ada ketakutan yang selalu datang saat Gina membuka matanya di pagi hari. Teriakan itu. Orang-orang yang dikasihinya meneriakkan namanya, menyuruhnya untuk segera pergi. Pergi ke mana pun sampai bayangan tak bisa lagi mengikutinya. Maka Gina tahu bahwa ia harus bisa berteman dengan malam, bahwa matahari bukan lagi kawannya. Setiap tarikan napas adalah sebuah anugerah. Genta tahu bahwa akan selalu ada jeda yang datang, membuatnya sulit untuk menghembuskan napas. Ia tahu betul bahwa kematian berada di belakangnya, menghantuinya pada malam-malam dingin. Genta yakin satu-satunya cara agar ia tetap hidup adalah dengan menghindari malam dan bersahabat dengan cahaya. Tentang pertemuan yang seharusnya mereka hindari. Tentang sebuah pelarian dan persembunyian dari kegelapan. Tentang perpisahan yang membawa mereka pada permulaan yang baru. Tentang ketakutan yang harus mereka ubah menjadi kekuatan.
All Rights Reserved
#28
fear
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • where our hearts meet
  • 𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄
  • Arsyilazka
  • EX-CRUSH (On Going)
  • AKSAFA (End)
  • Geanna[Lengkap]
  • DARK
  • Gardenia | END

Bagaimana bila cita-cita harus dibayar dengan menyakiti orang yang kamu sayang? Seberapa sering kamu berdamai dengan diri yang tak sempurna? Krama Baatara tidak pernah membayangkan Kirana Mahaira akan menjadi bagian penting dari hari-harinya. Berawal dari hanya memandangi dari kursi belakang di kelas, berakhir menjadi teman berbagi rahasia terdalam. Kekaguman tumbuh di sela percakapan kecil, keberanian mengakar dari seseorang yang percaya pada kita--lebih dari diri kita sendiri. Perlahan, kekuatan berdegup tiap dua hati bersua. Bersama, Krama dan Kirana belajar memaknai kembali cita-cita, cinta, kegagalan, hingga mengungkap luka yang terpendam. Ini adalah kisah sederhana tentang proses membalut luka, menemukan diri sendiri, dan memetik buah keberanian untuk bercita-cita. [coming of age, family, friendship, slight romance] © 2023 all rights reserved by fluoresens.

More details
WpActionLinkContent Guidelines