Dear Julian: The Boy Next Door

Dear Julian: The Boy Next Door

  • WpView
    Reads 557
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Apr 23, 2017
Setia, hanya kata ini yang dimiliki Farah untuk bertahan bahkan pada pria yang tidak pernah ditemuinya, namun dia percaya bahwa hanya lelaki tersebut yang ingin dia nikahi selama bertahun-tahun. Kalau saja lelaki tetangganya itu tidak mengganggunya. Julian harus memainkan peran yang berbeda demi menguji kesetiaan perempuan yang selama ini menjadi "Kekasih Chatting"-nya. Pertemuan yang tak pernah direncanakannya merubah keseluruhan hidupnya. Farah cuma harus menunggu saatnya tiba, tapi kenapa lelaki tersebut tak pernah berhenti mengganggu dirinya? Dan kenapa kemiripan tetangganya dan lelaki impiannya begitu dekat? Apakah Farah harus memilih lelaki yang berada tepat di depan matanya atau harus menunggu pertemuan dengan lelaki impiannya yang entah kapan? Apakah kata SETIA bisa menjadi kunci dalam kehidupan cintanya? Hanya kepada "Julian", Diary kesayangannya Farah bergantung untuk setia pada hanya satu lelaki, dan cinta bagaikan gambling. Siapa yang harus dipilihnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIKANESHA
  • Labirin Cinta Di Langit Malang
  • Istri Sah Ikky [B×B]
  • My Bromance [18+] End
  • Love To Close your eyes
  • Sekali Lagi
  • BULIR CINTA [END]
  • Unwanted Destiny
  • Ratusan Hari Mencari Hati
  • Aku Salah Memaknai Cinta
DIKANESHA

Lahir sebagai anak di luar nikah menjadikan hidup Nesha sejak awal dipenuhi bayang-bayang takdir yang tidak ia pilih. Kedua orang tuanya terpaksa menanggung keputusan pahit, sementara ia tumbuh dengan membawa beban yang tidak pernah ia minta. Dari kecil, Nesha belajar bahwa cinta dan komitmen bukanlah janji manis, melainkan luka yang diwariskan. Rasa takut akan keterikatan membuatnya menutup rapat hati, seolah membangun benteng tinggi agar tak ada lelaki yang bisa menyentuh ruang terdalam jiwanya. Namun, satu pengecualian. Dika. Bersama Dika, Nesha menemukan versi dirinya yang paling jujur-tanpa topeng, tanpa pura-pura. Sebuah ruang aman yang tak pernah ia rasakan bersama siapa pun. Hanya saja, sebuah keadaan memaksa Nesha dan Dika pada ikatan yang paling ia hindari-pernikahan. Sebuah janji yang selama ini menjadi ketakutannya yang paling besar. Dan kini, ia harus menghadapi kenyataan bahwa lelaki yang selama ini ia percayai, justru adalah orang yang menggenggam kunci takdir barunya. - "Bajingan! Anak setan! Binatang sialan! Dasar satwa liar! Cowok keparat! Orang cabul! Lo apain gue malem itu hah!?" - Nesha mendesis di sana. "Ya lagian, masa gue gak ngerasain apa apa abis begituan." "YA EMANGNYA LO HARUS NGERASIN APA?!" "YEE APA KEK, GAK BISA JALAN ATAU GIMANA. MASA GAK SAMA KAYAK YANG DI BUKU BUKU, LO NYA GAK JAGO KALI!" - "Gue gak bisa janjiin pernikahan yang bahagia, menurut standar Lo. Tapi gue bakal usahain, jadi rumah buat Lo pulang. Rumah yang aman buat Lo tinggal, rumah yang nyaman buat Lo berbagi, susah ataupun senang." "Mau ya nikah sama gue?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines