PU - lang

PU - lang

  • WpView
    LECTURES 17,845
  • WpVote
    Votes 419
  • WpPart
    Chapitres 9
WpMetadataReadTerminé ven., avr. 28, 2017
puisiku adalah percakapan kita dalam diam
Tous Droits Réservés
#2
putrialfatih
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu
  • Jerih.luka
  • Bossy Messy
  • COOL BOY AND NEET CRAZY GIRL  [fatqeel]
  • The Child He Left Behind (FOXYPAN)
  • 𝑳𝒊𝒓𝒊𝒌 𝑳𝒂𝒈𝒖 : 𝐸𝑁𝐻𝑌𝑃𝐸𝑁 巛ˢⁱⁿᶜᵉ₂₀₂₀
  • You Were Never Made for Me
  • Dua Pilihan(Deva Kiara)
  • Kyara And Someone She Meet Online
  • Cerita Seks Bapak Kos Mesum Menggerayangi Tubuh Montok Mona

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu