Tanda Tanya

Tanda Tanya

  • WpView
    LETTURE 146
  • WpVote
    Voti 18
  • WpPart
    Parti 6
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, lug 6, 2017
Jakarta hari ini Pagi itu ada suatu yang berbeda dari pagi pagi yang lalu. Kesibukan ibukota tidak terlihat sama sekali. Jalan jalan yang biasanya macet dan dipenuhi kendaraan roda dua maupun empat, lenggang dan cenderung sepi Tidak ada kegiatan sama sekali di kota ini. Sungguh suasana yang aneh dan mencekam. Tidak ada tanda tanda kehidupan di kota metropolitan ini. Seakan akan semua makhluk hidup hilang tak berbekas. Aneh, sungguh aneh pagi itu...............
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Batas-Batas Eksistensialisme
  • "Tatapan Terakhir yang Tak Kujadikan Pertanda"
  • Prambanan Obsession (END)
  • THE LIZARD III: BLOOD OF DEATH
  • School scandal 1: Virus-J
  • MUST SURVIVE (BTS Zombie Apocalypse) #TAMAT
  • Jeritan Malam - ketika keindahan menjadi sebuah ketakutan (SUDAH DITERBITKAN)

Zona tak terbatas seolah memberi ruang untuk kebebasan mengkritisi segala hal, namun sebagian besar dari pikiran itu tidak layak berkeliaran di kepala. Dalam esai ini, saya menghadirkan potret kehidupan di sebuah kota industri yang terpukul hebat oleh pandemi. Cerita dengan momen yang mulai mengalir sejak pertengahan tahun 2020, setiap sudut kota tidak lagi sama, terkekang oleh kebijakan pembatasan yang menjadikan kita asing satu sama lain, kehilangan arah, dan beradaptasi dengan rutinitas yang semakin menyesakkan. Melalui perspektif pribadi, saya mengeksplorasi eksistensi kehidupan yang diwarnai oleh pertemuan singkat dengan orang-orang baru, dialog spontan yang memecah keheningan hiruk pikuk kota, serta momen-momen yang mengungkapkan keunikan setiap individu di antara deru aktivitas tak pernah terduga. Saya menggambarkan suasana kota yang memancarkan kehidupan, menceritakan keberagaman emosi, keinginan, dan impian yang mengalir di tengah kebosanan. Alam selalu punya cara untuk menghapus seluruh keluh kesah. Pantai-pantai dan tempat indah lainnya biasanya bersembunyi di sudut-sudut paling tepi dari kota, atau kadang-kadang mereka hadir di tengah hiruk-pikuk kota yang tidak pernah tidur. Kita hanya perlu kedamaian untuk meredam kebencian yang ada dalam diri. Makna yang mungkin sudah lama terkubur dalam nurani, namun tertutup oleh kekecewaan dan kesedihan yang tak kunjung usai.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti