Rinai Syeka
  • WpView
    Membaca 31
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jun 22, 2017
WpInfo
Fiksi
Romansa
Lelaki itu tidak pernah mengatakan rahasianya padaku, termasuk perasaannya. Dia seakan batu, tidak ingin terkikis oleh air hujan, tetap teguh pada pendiriannya. Walaupun akhirnya, tidak bisa di hindari bahwa cepat atau lambat pasti batu itu sendiri yang akan hancur lebur dalam proses kimiawinya. Tidak ingin di ikut campuri dalam urusan pribadinya. Sebenarnya aku ini siapa? Aku hanya seseorang yang selalu mengingatnya hanya saat butuhnya bukan? Benar begitu? Kamu bilang sendiri adanya begitu kepadaku. Aku tidak lupa. Namun, saat aku mengungkapkan perasaan yang utuh padamu, kamu bilang kita harus tetap berteman? Benar. Memang aku tidak menginginkan lebih, tapi lebih jelasnya aku ingin tau perasaanmu terhadapku, selama ini. Apakah ini hanya sekedar perasaanku sebelah pihak? Sekarang aku ceritakan padamu, sebuah rasa yang tidak di inginkan hidup. Tidak dibolehkan tumbuh juga berkembang, dia tidak mati, hanya saja sedang menunggu ajalnya datang. Karena aku merasa tidak cukup yakin kamu merencanakan untuk membalas perasaan yang sama. Ya, kamu yang lahir pada bulan kedua. ------------------ Salam carnation!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#156
cintaterakhir
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Mentari Tanpa Sinar
  • Pertemuan Yang Tidak Di Sengaja
  • Kamu [SELESAI]✔
  • GARIS TAKDIR
  • Epilog Tanpa Prolog
  • Full Of Scratches
  • Cerita Tentang Kita
  • I Love You

Aku hanya seorang mentari yang kehilangan sinarnya, aku hanya ingin diperhatikan dan diperdulikan sekali saja, tapi mengapa takdir seolah memusuhiku? -Mentari Carramel Kalian selalu berkata "Bentar ya, Mama mau bacain dongeng buat Bulan," "Bentar ya, Papa mau nemenin Bulan tidur," "Bentar ya dek, Abang mau beliin Bulan ice cream," "Bentar ya, Mama takut penyakit Bulan kambuh, Mama mau jagain Bulan dulu, kamu main sendiri dulu ya," AKU KAPANNN!!!!!! SELALU SAJA BULAN BULAN DAN BULAN!!!!! Tapi mengapa setelah aku terbiasa dengan semuanya kalian malah manis kepadaku? sepi adalah sahabatku yang paling setia -Mentari Carramel Dan ini juga tentang Gava yang berstatus sebagai pacar Mentari pun mencintai kembarannya itu. Yang selalu terucap adalah "kamu lihat itu Bulan, dia baik, lemah lembut, penyayang, enggak kasar. Seharusnya kamu contoh kembaran kamu itu Tar," Aku lelah dengan ini semua, kapan kebahagiaan berpihak padaku?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan