Felling
  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 26, 2017
hari itu menjadi awal dimana sindi mengenal sosok pria so cool itu yang bernama kevin. di tengah suasana gaduh itu sindi merasa seseorang selalu ada terngiang di kepalanya. Kevin orang yang ia pikirkan pada saat pertama ia melihatnya. Ia pikir perasaan itu sama dengan yang kevin rasakan tapi di luar dugaan harapan nya pupus walaupun ia berusaha menjadi yang terbaik tapi kini hatinya menipu dirinya sendiri. Hingga akhirnya dia tau bahwa hatinya tak bisa ia ikuti ia pergi melangkah dengan mengikuti setiap kata kata akal yang menurutnya benar. Padahal akal tak selalu benar dan hati tak selalu salah, ia menjalani kehidupan dengan menolak setiap kata hati.
All Rights Reserved
#31
trust
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ORBiT
  • Just Another Heartbreak [Unedited]
  • [1] Closer ✔️
  • SHETAN
  • why? It's You
  • Plot Twist🩷💙
  • VINOKYLA
  • CURSORY [COMPLETED]
ORBiT

Laraina tidak pernah menyangka, kesempurnaan yang selama ini diagung-agungkan di Glorios International High School justru akan menyeretnya jatuh ke titik paling gelap dalam hidupnya. Di mata semua orang, ia adalah definisi sempurna-cerdas, berprestasi, dan tak tersentuh. Namun, di balik itu, ada sesuatu yang mulai retak. Entah kesalahan apa yang ia lakukan, atau mungkin ia hanya berada di waktu dan tempat yang salah-hingga akhirnya menarik perhatian Sakha Aldegama Pradipta. Bukan sekadar tertarik biasa, melainkan ketertarikan yang berbahaya-yang perlahan menyeretnya masuk ke dunia yang tak pernah ia pahami sebelumnya. Di tengah impiannya menjadi seorang psikolog, Laraina justru terjebak dalam permainan yang menghancurkan mentalnya sendiri. Batas antara benar dan salah mulai kabur, dan senyum yang dulu tulus kini hanya menjadi topeng. Karena pada akhirnya, yang paling menyakitkan bukanlah saat ia jatuh-melainkan saat ia sadar, dia sudah terperangkap dalam sebuah Orbit bersama iblis bernama Sakha Aldegama Pradipta. Sakha menatap Laraina tanpa berkedip, senyum tipisnya terasa lebih mengancam daripada amarah. "Apa lo masih mikir bisa kabur, sayang?" Laraina mundur satu langkah, napasnya tak lagi teratur. "Aku bukan milik siapa-siapa, Sakha." Sakha tertawa pelan, lalu mendekat-terlalu dekat hingga suaranya hanya terdengar oleh Laraina. "Lo salah." Bisiknya dingin. "Gak ada cara buat lo lepas dari gue..." Laraina membeku di tempatnya. "Bahkan Tuhan pun gak bisa ambil lo dari gue."

More details
WpActionLinkContent Guidelines