Story cover for Illusion by DoublePG
Illusion
  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
Complete, First published Apr 24, 2017
Bagaimana perasaan mu jika mendapatkan hadiah kamera polaroid? Senang bukan.

Dan bagaimana jika kamera polaroid itu, bisa membuatmu berkomunikasi dengan sesosok mahluk halus?
Apakah kau akan membuang kamera itu atau tetap mempertahankan nya?

Begitulah yang dirasakan Inara,  gadis itu tidak menyangka jika kamera yang dihadiahkan untuknya itu akan membawa dirinya berkomunikasi dengan sesosok mahluk halus yang ternyata selalu memperhatikannya semenjak gadis itu terbangun dari masa koma karena kecelakaan yang ia alami.

Apakah setelah kejadian tersebut Inara masih mempertahankan keberadaan kamera polaroid itu ditangannya. Ataukah tidak?

Illusion©2017
DoublePG
All Rights Reserved
Sign up to add Illusion to your library and receive updates
or
#518harrystyles
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Still the Same Heart cover
Kamar Kosong 13 S2 [End] ✓ cover
P A N D O R A cover
Hujan Yang Tak Merindukan Pelangi [ORINE] cover
Polaroid cover
THE GHOST DETEKTIVE cover
Terkunci Dalam Takdir cover
Setelah Koma cover
The Sixth Sense - Kim Hyojin ✅ cover

Still the Same Heart

3 parts Ongoing

[KALAU UDAH SAMPAI SINI... FOLLOW SEKALIAN] Diva selalu tertarik pada cerita horor-tapi ironisnya, dia sendiri penakut setengah mati. Baginya, dunia menakutkan itu lebih aman jika tetap terkurung di balik layar ponsel. Tapi semua berubah saat rasa takut itu datang dari kehadiran seseorang... yang seharusnya tidak begitu dekat. "Kalau takdir tega mempertemukan kita lagi di kehidupan yang lain..." "Aku akan tetap memilih kamu." "Jangan." "Kali ini... lewati aku." Tapi... bagaimana jika hatinya masih sama? ____ "Terimakasih sudah datang. Tapi jangan terlalu dekat. Aku juga bisa penasaran." Katanya cinta bisa mengalahkan segalanya. Tapi kalau yang kembali... bukan cuma rasa? Akankah ketakutan yang selama ini menghantuinya berubah menjadi sesuatu yang lebih dari sekadar rasa takut? Sesuatu yang mengikat hati dan pikiran, hingga Diva tak bisa lagi berpaling?