Namaku Veiner. Aku dilahirkan di keluarga bangsawan yang sejarahnya tidak pernah memiliki konflik. Tetapi, hidupku tidak seperti pangeran di dalam cerita dongeng.
Aku dikurung di dalam ruangan yang sempit dan berdebu oleh ayahku sendiri. Hanya karena perbedaan pemikiran, aku tidak dianggap oleh keluargaku sendiri dan diperlakukan seperti orang asing.
Seiring dengan berjalannya waktu, kebencian mengisi diriku ini. Aku ingin bebas. Aku ingin keluar dari rumah ini. Tapi tidak mungkin. Tak ada celah bagiku untuk keluar dari jeruji besi yang sudah berkarat ini.
Tak ada celah.. hingga aku menemukan benda itu. Sesuatu yang bisa mengubah segalanya.
Tapi, aku harus berhati-hati. Karena aku tidak sendirian di rumah itu..
BY : WULAN MEINIAR
Aku lahir di tengah keluarga yang dulu bahagia. Ayah dan ibu saling mencintai, dan kedua kakakku menantikan kehadiranku dengan penuh antusias. Namun, sebelum aku sempat membuka mata ke dunia ini, segalanya berubah.
Sebuah pengkhianatan menghancurkan rumah kami. Ayah pergi, ibu menikah lagi dan aku tumbuh dalam bayang-bayang seorang pria yang menginginkan anak perempuan, bukan aku. Sejak kecil, aku dipaksa menjalani hidup dengan identitas yang bukan milikku, demi menjaga perasaan ibu.
Kakak-kakakku mencintaiku, tapi mereka terlalu lelah melawan. Sahabat-sahabatku ada di sisiku, tapi mereka tak sepenuhnya memahami. Sementara itu, perasaan cinta yang kupunya selalu berakhir dengan luka, karena aku hanya dipandang sebagai sesuatu yang aneh.
Aku berusaha menerima takdirku, bertahan dalam dunia yang menolak keberadaanku. Namun, seberapa lama aku bisa terus berpura-pura?
"Ini kisahku. Kisah seorang anak yang harus melawan dunia hanya untuk menjadi dirinya sendiri."