Cewek Cupu Misterius

Cewek Cupu Misterius

  • WpView
    Reads 1,264
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 28, 2017
"Ayo kita pulang"ucap dava smbil memegang pipinya dan menarik tangan vania Vania hanya mengganguk kan kepalanya pelan "Nih pake helmnya"ucap dava ketus "Iya aku pake kok coba aku liat yg tadi aku tampar maaf ya aku gak sengaja sayang"ucap vania sambil memegang pipi nya dan mengelus elus dengan lembut Baru kali ini vania menyentuh dava sebelumnya tidak pernah jangan kan duduk sebangku dengan jarak dekat saja ia belum pernah Tiba tiba saja ada yang bergetar di saku vania Dan melepas kan tangannya di pipi dava
All Rights Reserved
#40
dava
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVANSA [Completed]
  • Amin paling serius
  • Perfection of life (GRESHAN)
  • CINTA UNTUK CALISTA
  • My Bad Girl (Freenbecky)
  • Laura Lateranita Putri Victor
  • the other side
  • DEVANO ( sedang di Revisi)

Cerita ini merupakan sequel dari My Enemy Is My Husband, cerita yang aku tulis sebelumnya Dan ini merupakan kelanjutan dari cerita tersebut yang menceritakan tentang perjalanan hidup anak-anak mereka "Sini"ucap Alin setelah kembali ke kamarnya tadi sambil menepuk pahanya, Vansa pun hanya menurut "Kenapa bisa berantem?"tanya Alin sambil mengobati luka Vansa "Gak tau, tadi dia tuba-tiba nyerang gitu aja"jawab Vansa sambil menatap wajah serius Alin dari bawah "Emang iya?"tanya Alin lagi "Iya Angelina Salsa Fernando"jawab Vansa sambil mengubah posisinya menghadap ke perut Alin "Masih sakit?"tanya Alin sambil mengelus pipi Vansa "Masih! Kalo belum lo cium"ucap Vansa sambil menatap wajah Alin "Sa ae modusnya lo bambank"cibir Alin sambil menekan luka pada pipi Vansa "Sakit Alin!"ketus Vansa "Eh maap lupa"jawab Alin cengengesan sambik mengusap pipi Vansa "Masa diusap doang sih! Kan gue mintanya di cium"ucap Cup "Udahkan"ucap Alin setelah mencium pipi Vansa yang lebam tadi "Emm jadi makin sayang"ucap Vansa sambil memeluk punggang Alin masih dengan posisi berbaring dipaha Alin "Tidur gih"titah Alin "Sama lo ya?"pinta Vansa dengan wajah memelas Dari pada gantung mendingan langsung baca:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines