Story cover for Alolo by tyaraxx
Alolo
  • WpView
    GELESEN 49
  • WpVote
    Stimmen 8
  • WpPart
    Teile 2
  • WpView
    GELESEN 49
  • WpVote
    Stimmen 8
  • WpPart
    Teile 2
Laufend, Zuerst veröffentlicht Apr. 24, 2017
Disaat Alona memutuskan untuk pergi meninggalkan kota Jakarta yang telah membuatnya kesal, dan menyesal. Pada saat itu pula Alona bertemu dengan cowok yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Cowok itu adalah Galang. Galang menyukai apa yang Alona tak sukai bahkan membencinya seperti, hujan, kopi, terlambat, sandwich dengan telur, dan jatuh cinta sendirian.

Jatuh cinta sendirian merupakan salah satu dari sekian hal yang Alona tidak sukai. Karena menurutnya, buat apa jatuh cinta kalau orang yang kita cintai tidak mencintai kita juga? Sama saja membunuh diri sendiri dalam keramaian, bukan? Namun, itu semua tidak berlaku untuk Galang. Ia mempunyai alasan tersendiri mengapa ia menyukai hal konyol tersebut.
Alle Rechte vorbehalten
Melden Sie sich an und fügen Sie Alolo zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
#48alona
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 10
Break! (Terimakasih Tuhan, dia begitu indah)  cover
LIMERENCE // ✔ cover
SACRIFICE cover
I am stuck √ cover
Perbedaan Yang Indah cover
ALANAALANKA. [ ON GOING] cover
Stay (Completed) cover
SENIOR cover
My Bad Baby Boy (Complete) cover
Abience (HIATUS) cover

Break! (Terimakasih Tuhan, dia begitu indah)

37 Kapitel Abgeschlossene Geschichte

Sampai akhirnya lelaki itu datang kembali ke dalam kehidupannya masih dengan perasaan yang sama dan untuk seseorang yang sama juga tentunya. Lelaki itu seakan membawa hidup yang baru lagi untuk Alin. Seakan lelaki itu seperti dewa penolong yang mampu mengeluarkan Alin dari dalam kesunyian. Gilang. Satu nama yang masih melekat dihati Alin sampai sekarang. Satu nama yang saat Alin menyebut namanya saja sudah membuat Alin tersenyum sendiri karenanya. Dan Alin. Seorang gadis yang masih sangat ditunggu oleh Gilang sejak dulu. Satu-satunya gadis, yang hanya melihat wajahnya saja, rasanya Gilang ingin membuat Alin terus tertawa sepanjang hari bersama dengannya. Rasa nyaman yang tumbuh saat Gilang bersamanya, benar-benar membuat Gilang yakin kalau ia menyayanginya. Dan ingin memilikinya.