We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ANTARA MASA LALU DAN MASA DEPAN

ANTARA MASA LALU DAN MASA DEPAN

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 25, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Hari pertama memasuki jenjang pendidikan Perguruan Tinggi, aku berharap bisa memulai kehidupan baruku tanpa melihat masa lalu. Masa lalu yang sukses membuat hidupku hancur berantakan. Membuat aku sempat merasakan kehilangan yang teramat dalam dan membuat luka dihati ini. Aku putuskan untuk mencoba bangkit kembali setelah 3 tahun terpuruk dalam Black Hole. Aku mencoba untuk membuka hati untuk orang lain, dan ternyata hatiku terbuka untuk Dimas. Setelah cukup lama dekat dengan Dimas dan merasa yakin bahwa aku telah merasakan kembali indahnya jatuh cinta, tiba-tiba masa laluku datang kembali dikehidupanku yang sekarang. Datang kembali seolah tak ada hal apapun yang terjadi dimasa lalu kami. Akankah aku kembali lagi pada masa laluku, ataukah aku harus memutuskan untuk membuang jauh-jauh kenangan masa laluku dan menggantinya dengan masa depanku? Tapi bagaimana jika takdir berkata lain? Apa yang harus aku lakukan?
All Rights Reserved
#519
masadepan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Where Is My Happiness ?
  • A Fractured Soul
  • Hanya Saja
  • Cinta KenRi
  • Juan [REVISI]
  • Waktu?
  • 3 Dimensi
  • You Are Mine [Terbit]
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • Hopeless

Rumah baru, sekolah baru dan lingkungan baru. Hal yang kini membuatku bahagia dan membantuku meninggalkan masa lalu. Melupakan semua kenangan yang terus menghantuiku. Namun, akankah aku bisa melakukannya? Kini, kau datang secara tiba-tiba. Tanpa diundang tanpa dipinta. Memberiku sejuta warna dan meninggalkan kegelapan. Namun, apakah cintaku akan kandas seperti sebelumnya ? Haruskah kebahagiaanku dibayar dengan air mata ?

More details
WpActionLinkContent Guidelines