ANTARA MASA LALU DAN MASA DEPAN

ANTARA MASA LALU DAN MASA DEPAN

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 25, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Hari pertama memasuki jenjang pendidikan Perguruan Tinggi, aku berharap bisa memulai kehidupan baruku tanpa melihat masa lalu. Masa lalu yang sukses membuat hidupku hancur berantakan. Membuat aku sempat merasakan kehilangan yang teramat dalam dan membuat luka dihati ini. Aku putuskan untuk mencoba bangkit kembali setelah 3 tahun terpuruk dalam Black Hole. Aku mencoba untuk membuka hati untuk orang lain, dan ternyata hatiku terbuka untuk Dimas. Setelah cukup lama dekat dengan Dimas dan merasa yakin bahwa aku telah merasakan kembali indahnya jatuh cinta, tiba-tiba masa laluku datang kembali dikehidupanku yang sekarang. Datang kembali seolah tak ada hal apapun yang terjadi dimasa lalu kami. Akankah aku kembali lagi pada masa laluku, ataukah aku harus memutuskan untuk membuang jauh-jauh kenangan masa laluku dan menggantinya dengan masa depanku? Tapi bagaimana jika takdir berkata lain? Apa yang harus aku lakukan?
All Rights Reserved
#187
remember
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • Remember?
  • Juan [REVISI]
  • 3 Dimensi
  • Where Is My Happiness ?
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • Hopeless
  • Waktu?
  • You Are Mine [Terbit]
  • Regrets of Love

Cerita ini mengisahkan seorang siswa yang hidupnya penuh penderitaan, baik di sekolah maupun di rumah. Ia adalah seorang anak yang lugu, mudah sakit, dan terperangkap dalam masa hidup yang kelam. Di sekolah, ia selalu menjadi sasaran bullying. Teman-temannya menjauhinya, bahkan tak ada satu pun yang mau berteman dengannya. Setiap hari, ia merasa kesepian dan tak berdaya, terjebak dalam dunia yang penuh rasa sakit dan penghinaan. Di rumah, kondisi yang lebih buruk lagi menunggunya. Kedua orang tuanya tidak menunjukkan kasih sayang sama sekali. Alih-alih memberikan dukungan, mereka justru menyiksanya, baik secara fisik maupun emosional. Setiap kali ia mendapatkan nilai yang buruk, atau bahkan tidak mendapatkan nilai seratus, ia akan dihukum dengan tidak diberi makan dan terus disiksa. Kata-kata yang terlontar dari orang tuanya begitu menyakitkan, membuatnya merasa seperti anak yang tidak berguna dan tak pantas untuk dihargai. Kondisi ini membuatnya terpuruk dalam keputusasaan. Ia merasa hidupnya tidak berarti dan mulai berpikir untuk menyerah. Setiap kali dibuli atau disiksa, ia hanya pasrah dan tidak berdaya, seakan-akan dunia ini terlalu berat untuk ia hadapi. Ia tak pernah merasakan kehangatan keluarga yang seharusnya menjadi tempat pelindungnya. Ia selalu iri melihat kebahagiaan orang lain, namun dirinya tak pernah merasakannya. Di luar, wajahnya selalu datar, tak pernah ada senyum yang menghiasi wajahnya. Luka-luka fisik dan emosional yang ia alami menjadi beban berat yang membentuk dirinya menjadi sosok yang tertutup dan terpuruk. Ia hanya bisa bersembunyi di balik kesedihan, tak tahu harus bagaimana lagi untuk bertahan. Bagaimana kisahnya akan berlanjut? Akankah ada secercah harapan yang datang untuk mengubah hidupnya? Mari kita saksikan perjalanan hidupnya yang penuh dengan perjuangan dan air mata... cerita ini murni dari pikiran yana sendiri dan jangan plagiat!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines