Me, You And Trouble [End]

Me, You And Trouble [End]

  • WpView
    GELESEN 652
  • WpVote
    Stimmen 89
  • WpPart
    Teile 32
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte So., Juli 23, 2017
Me you and trouble Hay...... Menceritakan sosok gladis yang nga pernah peka, dan sosok guntur yang slalu mau kalau masalahnya harus dia yang selesaiin... Simple aja kok... Sebenarnya bukannya nga peka tapi, hanya takut salah aja... Gladis yang hidup dengan masalah keluarga, masalah yang membuat dia tidak ingin banyak bicara alias cuek..namun sejak kedatangan guntur, gladis mulai menyesuaikan diri..dan sampai akhirnya masalah terbesar datang di saat hari yang seharusnya menjadi kebahagiaan merek berdua... . . .so guys.. Ini tulisan pertama gue.. Jangan lupa di vote yah!! And gue butuh saran kalian untuk tulisan gue ini... Thanks guys...
Alle Rechte vorbehalten
#132
mei
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Coffee Of My Life
  • Alara's Brothers (Telah Terbit)
  • Hypomone {ὑπομονή} || END✓
  • DeKaNa (END)
  • Forgotten Nana [END]✓
  • Alone [COMPLETE]
  • Gadis Cuaca
  • Twins Yang Terpisahkan
  • The Broken Ones [End]
  • Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT]

Sebuah kisah cinta, kisah persahabatan dan kisah keluarga. Kisah yang menceritakan pahitnya kehidupan saat menjadi dirinya. Dia gadis bodoh yang semakin hari terdesak keadaan. Menjerit meminta tolong pada angin yang tak menghiraukannya. Apa mungkin kalian percaya pada keajaiban sebuah kesetiaan dalam penantian panjang? Ibunya mungkin suatu saat akan meninggalkannya dan pria itu mungkin bukan cinta sejatinya, tapi di sudut ruang dalam setitik cahaya yang menjadi satu-satunya harapan, ia mencoba mengukir akhir kisah yang manis. -- Sakit. Rasanya sakit sekali. Aku seperti menggores tubuhku dengan pisau yang kugenggam sendiri. Namun sebelumnya tanpa kusadari, aku terlebih dulu menikamnya. Lalu, bagaimana cara menolongnya sementara tangankupun tak sanggup lagi bergerak? Apa permintaan maaf masih bisa ditoleransi? -COMPLETED-

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien