Gutten morgen

Gutten morgen

  • WpView
    LECTURAS 66
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, may 2, 2017
Katakanlah jika aku sudah tidak pernah melihat pagi,kau tau aku sangat suka pagi. Pagi,supaya aku bisa berkata "selamat pagi" padanya.aku hanya ingin melihatnya tersenyum hanya untukku seorang. -Emma Morgennia Menceritakan tentang emma yang datang ke indonesia untuk menemukan cinta monyetnya dulu,dimana ia berusia 10 tahun.tapi kini yakin ia tidak lagi memiliki cinta monyetnya,ini adalah cinta sejati nya.dan emma harus menjaga perasaan ini kepada satu pria itu saja,cinta pertamanya,yaitu Senja. Namun,apakah Senja akan menerimanya kembali?,dengan emma yang meninggalkanya bertahun tahun dan tanpa alasan!,senja bimbang.gadis itu benar benar telah kembali.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Yang Tertinggal
  • GEBETAN (Tamat)
  • Cinta di Atap SMA
  • Saturday Afternoon Coffee
  • Get Back Together
  • LEITHLEACH
  • Seventy Eight Pages ✔
  • SAVE ME IN YOUR MEMORY
  • Anugerah Patah Hati [COMPLETE] ✔

Cinta.... Begitu banyak wanita yang terperangkap dalam kata Cinta. Apakah cinta itu sebenarnya? Mengapa semua orang sampai dibuatnya merasakan seribu kebahagian dan sejuta kesedihan? Mengapa mereka merelakan harga diri mereka untuk mendapatkan segenggam cinta dari sang pujaan hati? Mengapa mereka dapat membuang mimpi dan cita-cita mereka, agar dapat menjalani sisa hidup bersama kekasih mereka? Saat mereka jatuh dalam pelukan cinta, mereka akan merasakan segala keindahannya. Mereka akan memuji keindahan cinta. Mereka akan menulis sebuah syair panjang untuk merefleksikan rasa cinta mereka. Tapi saat cerita cinta itu berakhir? Mereka hanya akan berurai air mata. Air mata kehilangan. Air mata. Ya...hanya akan ada air mata menemani mereka. Betapa bodohnya mereka. Memuja cinta. Memuja sesuatu yang hanya akan membuat mereka menderita. Memuja sesuatu yang semu. Memuja sesuatu yang tak pasti.... Mungkin aku terdengar terlalu membenci cinta, mungkin aku terdengar terlalu sinis terhadap cinta. Sebagian orang mengagap bahwa aku tidak pernah merasakan mencintai. Sebagian lagi berkata bahwa aku takut untuk jatuh cinta. Mungkin pendapat yang kedua benar. Aku takut untuk jatuh cinta... lagi. Karena aku takut sakit untuk yang sekian kalinya. Ya... aku sudah beberapa kali merasakan mencintai seseorang dan merasakan beberapa kali di sakiti oleh rasa cintaku....

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido