We Got Baby

We Got Baby

  • WpView
    Reads 170,545
  • WpVote
    Votes 15,092
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadComplete Mon, May 11, 2020
WpInfo
Fanfic
NCT
We Got Baby adalah sebuah acara virtual dari MBS, dimana acara ini memiliki konsep yang sama seperti We Got Married tapi bedanya, We Got Baby tak hanya menceritakan tentang pasangan menikah saja, tetapi juga kehidupan sebuah keluarga, namun siapa sangka, variety show tersebut justru menunjukkan kehidupan dari keluarga sungguhan. (Mohon maklum jika masih ada typo atau kurang sesuai dengan EYD Indonesia, karena sesungguhnya author jauh dari kata 'sempurna').
All Rights Reserved
#137
nctpink
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Baby's Contract✓
  • Keluarga Kim: Panggil Aku Baby!!
  • DI NIKAHIN GURU! [END!]
  • Family | Blackpink x Bts
  • Love Scenario
  • My Son
  • The Only One JOY
  • DREAM : MANOBAN FAMILY (JENLISA)
  • Fake Spouse! (Taennie, Privated) ✓
  • J Family (Baby Nini)

Cerita ini sudah tamat dan bisa kalian dapatkan versi lengkapnya di Karyakarsa kataromchick atau versi ebook di google playbook 'Faitna YA'. ~~~~ Teija Nero dan Nova Saki tidak pernah berharap dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan. Mereka hanya terjebak dalam kondisi yang memantik kesalahpahaman semata. Katakan saja mereka berada dalam tempat dan kondisi yang tak beruntung, hingga harus dinikahkan dalam waktu singkat. Pernikahan itu bahkan dilaksanan saat mereka berada di penghujung masa SMA. Gila, bukan? Mana ada, sih, orang tua yang menikahkan putra dan putri mereka yang masih SMA? Jika kasusnya memang terjadi kehamilan, baik Teija dan Nova angkat tangan. Namun, kasus mereka berdua berbeda! Nova tidak hamil! Bahkan Teija saja belum sempat menyentuh bibir gadis itu, karena ibu Teija sudah keburu membuka kamarnya. Dalam kasus ini, Teija menyalahkan Nova. Karena permintaan gadis itu yang aneh, mereka menjadi terikat sepenuhnya. Namun, karena mereka masih sangat begitu muda, maka masih banyak kesempatan yang bisa dilakukan dengan membuat kesepakatan menjanjikan. "Kita nggak bisa diem aja, Teja!" "Terus mau apa? Kita udah sah juga." "Gue nggak mau masa muda ini sia-sia!" "Ya, terus apa???" "Let's make a deal. No, no, no! Bukan kesepakatan biasa. Kita harus bikin kontrak di atas materai! Selama kita masih pengen seneng-seneng di masa muda, no babies included in this marriage!" "Terus kalo mama kita repot minta cucu?" "Kita masukin ke poin kontraknya, babies included near our divorce!" Bisakah mereka berdua menjamin kedatangan bayi sesuai rencana?

More details
WpActionLinkContent Guidelines