Panahan Dan Kebebasan

Panahan Dan Kebebasan

  • WpView
    GELESEN 83
  • WpVote
    Stimmen 2
  • WpPart
    Teile 9
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., Juli 19, 2025
zahra, siswa baru yang tidak punya niat untuk ikut ekstrakulikuler apapun karena memiliki sisi trauma saat ia masih di SMP. Akan tetapi rasa trauma itu perlahan hilang ketika berkenalan dengan salah satu kakak kelas dan dunia panahan, memanfaatkan peraturan sekolah gadis itu menjadikan panahan sebagai tempat perlarian. namun ia tidak menyangka mendapat sesuatu yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. "Apakah kau bisa mendengarnya mereka" . . . ⚠️WARNING⚠️ NO PLAGIAT!!! cerita ini murni pikiran penulis sendiri
Alle Rechte vorbehalten
#61
panahan
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • ALTAZORA (Complete)
  • Kalibrasi Rasa
  • The Way Home
  • Say Goodbye [ON GOING]
  • MISS RIGHT (Tamat)
  • GALTHAR
  • RADDAR💑
  • Tiga : Aku, Kamu, Kita (TAMAT)
  • To Choose an Enemy (End)

Dari balik kacamata berbingkai abu-abu itu Zora selalu memperhatikan Alta dalam diam. Sang Badboy dingin yang memiliki sejuta pesona. Tak hanya berbekal wajah tampan, Alta juga memiliki otak yang cerdas, sehingga membuatnya tak hanya dikagumi remaja seusianya, tapi juga para guru. Tapi, hanya saja ada dua orang manusia berjenis perempuan yang tidak termasuk dalam list penggemar Alta, yaitu Zora dan Bu Bilqis. Keduanya memang memperhatikan, tapi dalam alasan yang berbeda. Jika Zora penasaran dengan keonaran terbaru sang Badboy, guru mereka Bu Bilqis sibuk mencari kesalahan Alta untuk membawanya ke ruang BK. Tapi, kalian pasti tahu jika Tuhan pandai dalam memporak-porandakan hati manusia. Yang awalnya biasa saja, bisa jadi saling memperhatikan. . . "Kacamata lo jatuh. Lain kali hati-hati." - Altair Gibran Mahendra. "Terimakasih." - Zora Syafira Latisha. ©SiriusLoeveClub See you in our story

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien