Groningen Mom's Journal (Published)

Groningen Mom's Journal (Published)

  • WpView
    MGA BUMASA 39
  • WpVote
    Mga Boto 1
  • WpPart
    Mga Parte 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sat, Feb 1, 2020
Kumpulan catatan seorang student mom dari kota Groningen, Belanda. Semuanya berawal dari saat ia berusaha menggali kembali cita-citanya untuk melanjutkan kuliah di luar negeri. Mimpinya terjawab saat ia menerima berhasil mendapatkan beasiswa untuk kuliah di University of Groningen, salah satu universitas ternama di Belanda. Bersama keluarganya, ia mengambil kesempatan sekaligus risiko untuk merantau belasan ribu kilometer jauhnya dari Indonesia. Banyak adaptasi yang harus ia dan keluarganya hadapi di Groningen. Mulai dari cuaca yang tidak bersahabat, perbedaan bahasa dan budaya, sampai kemandirian yang diuji. Namun, lambat laun ia dan keluarganya bisa menikmati menjadi perantau di kota kecil di ujung utara Belanda ini. Menetap di Groningen, the city of bikes, memberikan banyak pembelajaran yang unik dan luar biasa. Pergantian empat musim di Belanda yang memiliki nuansa dan cerita tersendiri. Tantangan terberat tentu datang dari peran baru yang diembannya. Sebagai mahasiswa juga sebagai ibu dan istri. Ia harus bisa membagi waktu dan peran agar semuanya tetap seimbang. Hawa akademik yang kondusif di kampus sebenarnya sangat membantu untuk menyelesaikan seluruh tugas dan kewajibannya sebagai mahasiswa. Tidak kalah menarik mengenai cerita Runa, anaknya yang berumur 4 tahun. Di usia 2 tahun, Runa sudah harus masuk sekolah dan daycare karena Sang Bunda harus kuliah sementara Ayah mendapatkan pekerjaan tetap di tak jauh dari kota Groningen. Namun, dengan sistem pendidikan yang sudah teratur dan segala macam fasilitas yang sudah tersedia, membuat Runa dapat tetap menikmati dunia anak-anak yang ceria. Senyaman-nyamannya Groningen dan sebetah-betahnya ia dan keluarganya bermukim di Groningen, tentu lebih nyaman dan betah tinggal di kampung halaman sendiri. Tentu suatu saat ia akan pulang dan mengabdi untuk ibu pertiwi. Namun, hanya Allah-lah yang tahu kapan waktu yang tepat.
All Rights Reserved
#519
belanda
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Langit biru dimataku [ END ]
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • ALLAND
  • Unintelligible (Complete)
  • through the storm in netherland  |MEES HILGERS|
  • Menghapus duka
  • Ku Pilih Jalur Langit
  • Perihal Hati
  • Jangan Pergi [TERBIT]
  • Menunggu Waktu, Menemukan Dirimu

"langit biru dimataku" Eva van der Meer, seorang gadis keturunan Belanda-Indonesia, terdampar di tengah perjalanan budaya ketika keluarganya memutuskan untuk meninggalkan Amsterdam dan memulai hidup baru di Indonesia. Kehidupan di Amsterdam memberinya keakraban dengan budaya Belanda yang kental, tetapi perjalanan ke Indonesia membawanya pada penemuan akan akar budaya Indonesia yang kaya. Saat Eva memulai petualangan barunya di Indonesia, dia menemukan dirinya terperangkap dalam pusaran kehidupan sekolah yang berbeda dengan yang pernah dia alami. Di sini, di tengah kepadatan kultur dan warna-warni Indonesia, dia bertemu dengan Candra, seorang anak laki-laki yang menghadirkan warna baru dalam kehidupannya. Candra, dengan pesonanya yang hangat dan sikapnya yang ramah, secara perlahan-lahan mencairkan hati Eva yang awalnya penuh dengan keraguan dan kecemasan akan perubahan yang dialaminya. Meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda, Candra dan Eva menemukan titik temu dalam impian, aspirasi, dan kerinduan mereka. Namun, perjalanan cinta mereka tidaklah mudah. Terpisah oleh masa lalu dan perbedaan budaya, Eva dan Candra harus menghadapi ujian-ujian yang menuntut keteguhan hati dan kepercayaan satu sama lain. Di antara pelajaran tentang pengorbanan, pengertian, dan keberanian untuk menghadapi perbedaan, mereka menemukan bahwa cinta mereka tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh lebih kuat. Dengan latar belakang yang kaya akan budaya Belanda dan Indonesia, cerita ini adalah tentang perjalanan dua jiwa yang terhubung oleh takdir, menemukan cinta yang sesungguhnya di antara jejak langkah mereka dari Belanda ke Indonesia.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman