We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Battle School

Battle School

  • WpView
    Reads 148
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 8, 2019
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Seorang gadis remaja 16 tahun biasa,yang penyendiri serta yatim piatu sejak kecil. Semula hidupnya biasa saja,disertai dengan banyak kesedihan dan berpuluh-puluh perkelahian. Tapi tiba-tiba hidupnya berubah drastis setelah sebuah perkelahian di sore hari dan Lucid Dream yang tak sengaja ia alami menjadi nyata. Note from Author: Actually ada tiga genre terkait: Fanfict Action Sci-fi Dan ada beberapa benda atau ruangan yang sangat terinspirasi dari film ENDER'S GAME Hajimemashite from your new Author guys!!
All Rights Reserved
#37
antariksa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GALAKSI BIMASAKTI
  • ARTERI (A1- ARKA)
  •  Alcha ~ Rajawali
  • SeKalya
  • Kiba & Ino (Fanfiction)
  • Cause U R (Levi x Reader)
  • You Are Only Mine ! (Levihan) ~ Complete
  • In Anime World With Dimentional Chat Group(uncontinue)
  • Find Your Why

"Aku belum sempat mengungkapkan perasaanku , Tuhan lebih dulu mengambilnya dariku. Sialnya aku juga melupakan kenangan saat bersamanya." Ujar Andromeda Elleanor. Gadis yang di juluki ratu jalanan itu , menangis di atas makam dengan nisan bertuliskan nama GALAKSI ANTARAKSA. Satu Tahun pria yang bernama Galaksi itu menyatu dengan tanah, satu tahun pula Andromeda mengalami kecelakaan yang menyebabkan dirinya Amnesia saat hendak pergi kepemakaman orang yang di cintainya itu. Satu tahun pula ia menjadi gadis bodoh yang mengejar cinta seorang pria bernama Bimasakti Antareksa yang merupakan kembaran Galaksi. Hingga menyebabkan Andromeda mengalami pembullyan di sekolah baru karena menyukai sang Cassanova. **** "Ketua kita telah kembali." Teriak seorang pria dengan lantang di depan ratusan remaja berjaket hitam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines