Pregnant

Pregnant

  • WpView
    Reads 226
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Wed, May 3, 2017
" aku mengagumimu kamu sebagai lelaki yang baik, tapi apa yang telah kamu lakukan kepadaku. Kau telah menyakiti hatiku!" amyla diningrat "maafkan aku membuatmu merasa kotor, menikalah denganku, aku akan bertangung jawab kepada mu" arnes "pernikahan bukan main main, aku tidak mau menikah dengan kau, biarlah benih ini ku jaga sendirian, kau tidak perlu khawatir karena refutasi mu aman " amyla diningrat. Tunggu selanjutnya keputusan yang di ambil amyla. Yang bertahan dengan pernikahan atau dia pergi membawa anak itu seorang diri merawatnya? Dan takdir berkata lain setelah 4 tahun mereka dipertemukan lagi? Apakah mereka berdua akan bersama atau tidak?.....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mamahku Guruku
  • Rindu
  • Wang Tae
  • DESTINY OF MY LIFE (END)
  • ELANG
  • Prahara
  • Rumah untuk Jevariel [TERBIT]
  • Delusi(Abel x Abi) ||OPEN PO||
  •  BECOME THE PET OF THE FEMALE MAFIA [ END ]
  • Cinta yang Dirindukan

Karisa menatap heran seorang ibu dihadapannya yang sedang memelas, meminta agar keinginannya dipenuhi. Di satu sisi, Karisa tidak tega menolaknya, mengingat kebaikan dan ketulusan yang sudah diberikan suami istri ini untuknya dan Kevin. Tapi, di sisi lain, ia tidak mungkin mau dijodohkan, apalagi dengan laki-laki yang belum pernah ditemuinya. "Maksudnya kita.... Saya dan kak Ken... Menikah, gitu??" Kenzo mengangguk sambil tersenyum membenarkan pikiran Karisa. "Ya, kita menikah demi Jojo. Jujur saya belum tahu bagaimana perasaan saya terhadap kamu, tapi saya tidak bisa membayangkan kalo suatu hari kamu menikah dan pada akhirnya kamu menjauh dari Jojo. Dia pasti terluka kembali. Saya bisa melihat betapa erat hubungan kalian berdua." Karisa tidak dapat berkata apapun saat ini, lidahnya kelu, pikirannya masih belum bisa mencerna dengan baik ajakan nekat bosnya. Mata mereka masih saling beradu pandang. Kenzo memberanikan diri memegang tangan Karisa dengan lembut. "Tolong kamu pikirkan, saya tidak memaksa agar kita menikah secepat mungkin, hanya saja saya ingin kamu tidak di cap buruk oleh orang-orang nantinya, karena kamu akan sering mengunjungi Jojo. Setelah menikah, saya akan membebaskan kamu mengejar cita-citamu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines