Memori

Memori

  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, Apr 27, 2017
Kalian tau gak sih rasanya ditinggalkan oleh orang bener-bener kita sayangi dengan tulus? Bagaimana rasanya ditinggalkan tanpa pesan? Bagaimana rasanya jika menjadi orang terakhir yang mengetahui dia pergi? Rasanya jika dipaksa untuk tidak bertemu dengannya disaat ia harus pergi? Sakit, itu yang kurasakan ketika semua orang tidak mengijinkanku melihatnya, bahkan bertemu dengannya saat dia akan pergi meninggalkanku. Kecewa, itu yang kurasakan ketika melihat wajah-wajah mereka yang menghalangiku bertemu dengannya sebelum ia pergi. Marah, rasa itu hanya dapat ku pendam dan ku redam dengan isak tangis tak kuasa menahan amarah dalam hati dan tak bisa marah kepada mereka karena mereka juga tak tahu jika dia akan pergi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALTER EGO (TAMAT)
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • IF YOU
  • -Silent Love- TS(2) SUDAH TERBIT
  • What's wrong with my life?
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]

Tuhan sangat ndak adil. Aku sudah kehilangan segalanya. Kebahagiaan, hidup tenteram, mahkota yang paling berharga, bahtera rumah tangga bahkan buah hatiku tercinta. Aku benci hidup ini. Benar-benar benci. Aku berada dalam dasar terbawah dari rotasi kehidupan, yang rasanya mendongakkan kepala saja ndak sanggup. Namun, lagi-lagi Tuhan bermain pada takdir. Dia hadir, dengan segala cahaya kemilau yang membuatku memudar. Dia juga lah yang mengulurkan tangan dan berkata, "Aku nggak akan ninggalin kamu." -- Kumala Putri Aku merasa sangat terberkati. Tuhan begitu baik padaku. Hidup dalam limpahan kasih sayang, cantik, menawan, anggun, dan kupikir-pikir hidupku terlalu mulus. Tak ada tantangannya. Tapi, sepertinya Tuhan memiliki skenario lain akan fungsiku di dunia. Aku hidup untuk menyelamatkannya. Aku mati pun untuk menyelamatkannya. Di saat aku berniat pergi, dengan memohon dia memintaku tetap bersamanya. "Jika kamu pergi maka hidupku ndak berarti lagi." Lalu aku harus bagaimana? -- Vanessa Putri Warning: Tulisan ini mengandung Mature Content, banyak kata-kata kasar, beberapa adegan kekerasan serta adegan dewasa. Jadi, mohon bijak dalam membaca. Cover by Anagraphic_

More details
WpActionLinkContent Guidelines