Memori

Memori

  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, Apr 27, 2017
Kalian tau gak sih rasanya ditinggalkan oleh orang bener-bener kita sayangi dengan tulus? Bagaimana rasanya ditinggalkan tanpa pesan? Bagaimana rasanya jika menjadi orang terakhir yang mengetahui dia pergi? Rasanya jika dipaksa untuk tidak bertemu dengannya disaat ia harus pergi? Sakit, itu yang kurasakan ketika semua orang tidak mengijinkanku melihatnya, bahkan bertemu dengannya saat dia akan pergi meninggalkanku. Kecewa, itu yang kurasakan ketika melihat wajah-wajah mereka yang menghalangiku bertemu dengannya sebelum ia pergi. Marah, rasa itu hanya dapat ku pendam dan ku redam dengan isak tangis tak kuasa menahan amarah dalam hati dan tak bisa marah kepada mereka karena mereka juga tak tahu jika dia akan pergi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IF YOU
  • kau bukan rumah
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • ALTER EGO (TAMAT)
  • What's wrong with my life?
  • Secret Admirer
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • -Silent Love- TS(2) SUDAH TERBIT
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
IF YOU

Bagaimana jadinya ketika aktor muda jatuh cinta dengan wanita yang 20 tahun lebih tua darinya? Akankah usia bukan penghalang? Wanita yang memeluk luka masa lalunya sendirian Ketika takdir sudah mengambil alih, bahkan ketika aku dan kamu adalah mustahil. Kita akan bertemu lagi dengan rasa yang sama. Takdir adalah benang halus yang tak terlihat, mengikat tanpa memberi isyarat. Aku pernah percaya bahwa kehilanganmu adalah tragedi terburuk dalam hidupku, luka yang tak mungkin sembuh oleh waktu. Aku menunggu, berharap, meski perlahan harapan itu berubah menjadi sia-sia. Namun, ketika semua terasa hampa, saat langkahku nyaris berhenti, kehadirannya datang seperti cahaa fajar diujung gelap. Penantianku yang panjang akhirnya menemukan jawabannya. Tapi, apakah ini benar-benar akhir dari duka atau awal dari cerita yang lebih rumit? Aku menghidupkan sosokmu dalam setiap kata yang kutulis. Dalam baris-baris sunyi, kau kembali bernapas, hadir dalam imajinasi yang kurangkai dengan rindu. Meski dunia telah merenggutmu dariku, dalam tulisanku, kau tak pernah benar-benar pergi. Namun seiring pena menari diatas kertas, aku bertanya-tanya apakah aku yang menciptakanmu kembali, atau justru kau yang perlahan menarikku dalam dunia yang kupahat untukmu? Kaluna Putri Ketika waktu yang membawamu kembali

More details
WpActionLinkContent Guidelines