Tak Mungkin Melewatkanmu

Tak Mungkin Melewatkanmu

  • WpView
    Reads 106
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 18, 2017
RENATA FRANSISKA KUSNANDI Bertemu karena satu 'accident' yg tak mengenakkan ,membuat renata selalu menghindari bertemu atau melakukan apapun yg berhubungan dengan laki-laki itu ... diam-diam di relung hati terdalam renata menyimpan rasa yg tak biasa yg mampu membuat seorang renata fransiska kusnandi berperang dengan fikirannya sendiri .. Hanya karna dia -- Zidan Pranata Putra-- ZIDAN PRANATA PUTRA ' Ah... gadis itu dari awal sudah membuat ku terpesona' . Caranya berjalan,tersenyum, dan berfikir membuat ku tak henti-henti nya tersenyum ria. Apalagi saat dia berfikir mencoba mengingat kapan aku bertemu dengannya.. 'ah.. rasanya aku kembali menjadi ABG labil ' just because she ---RENATA FRANSISKA KUSNANDI---
All Rights Reserved
#57
renata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Regan dan Cintanya [END]
  • Dua
  • KETIKA CINTA DIPERTEMUKAN
  • [END] Hamil Dengan Jenderal Perang Gila Yang Menyebrang.
  • Bukan ZONK!
  • RENATA (completed)✔
  • STONE HEART
  • Love Hurts
  • the protektif wedding

"Aquila hamil anak aku, Bunda!" suara serak itu membuat semua orang terkejut. Aquila yang akan membuka pintu menegang, ia tak menyangka Regan akan sadar saat dirinya belum pergi dari sana. Ditambah lagi kini Renatha menatap Aquila dengan tatapan datar, tak ada senyum hangat seperti biasanya. Gadis itu benar-benar takut dengan apa yang terjadi selanjutnya karena tatapan Renatha benar-benar berbeda. " Kenapa kamu gak jujur? Kamu mau bunuh anak itu atau masih mau mempertanyakan dia ? Bunda kecewa sama kamu Aquila, harusnya kamu ngomong sama Bunda" kata Renatha dengan air mata yang mulai berjatuhan. "Aquila nggak mau masa depan Regan hancur karena anak yang Aquila kandung." jawabnya pelan. "Hidup aku yang akan hancur, kalau kamu pergi begitu aja tanpa memberitahu kebenarannya. Aquila!" tandas Regan, matanya sudah berkaca-kaca karena perkataan Aquila. "Bunda kecewa sama kamu, bagaimana bisa kamu berpikir seperti itu. Hidup keluarga kami yang akan hancur jika kamu nggak jujur, nak." kata Renatha pelan. Sebagai seorang wanita yang pernah mengalami hal yang sama, tentu Renatha tau betul apa yang Aquila rasakan. Ia juga pernah mengalami itu saat hamil si kembar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines