Story cover for Koi no Kyoukasho by Edelweiss_Amaranth
Koi no Kyoukasho
  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Apr 27, 2017
Aku Hanasaki Mio, 15 tahun. Dulunya adalah seorang gadis kecil yang penuh dengan kesedihan dibalik setiap kisah yang kujalani. Tentu saja ada alasannya.


Karena aku terlahir tidak normal.


Dan aku pun bertemu dengannya, bocah laki-laki yang buta, Kurosawa Reon. Tetapi, dia pergi di akhir musim gugur.


Saat aku pindah ke Tokyo,
Aku dan dia, bertemu kembali dengan janji yang kami pegang masing-masing. Dimana saat kita sudah tumbuh dewasa, menjadi remaja yang labil. 

Dan dengan lika-liku yang kita hadapi kembali. Dikala aku tahu rahasianya selama ini, aku tidak hanya terhubung dengannya tetapi juga dengan saudaranya, saudara kembarnya. Serta Sensei dan Teman-temanku lainnya yang juga ikut serta.
.
.

.
.


"Akhirnya, aku bertemu denganmu. Akankah kau menerimaku dengan lebih baik lagi sekarang, Mio?.. Karna mata ini akhirnya menemukan  cahayanya kembali. Dan itu semua karena keinginanku, ingin melihat dirimu." -Kurosawa Reon
All Rights Reserved
Sign up to add Koi no Kyoukasho to your library and receive updates
or
#649japan
Content Guidelines
You may also like
春のロマンス- Haru No Romansu (Romansa Musim Semi) by kanov_
38 parts Complete
Di sebuah SMA salah satu kota di Jepang, dua kelompok siswa menjadi pusat perhatian: lima pemuda yang dikenal karena kepribadian dan talenta mereka, dan lima gadis yang tak hanya cantik tetapi juga cerdas dan bersinar dalam segala hal yang mereka lakukan. Kazuki, sang ketua OSIS yang karismatik, diam-diam menaruh hati pada Airi, gadis populer dan pemimpin klub tari. Meskipun mereka sering berselisih soal aturan sekolah, tak bisa disangkal bahwa mereka saling melengkapi satu sama lain. Riku, yang pendiam dan suka membaca, mulai tertarik pada Yuna, gadis pemalu yang selalu membawa buku catatan kecil. Mereka bertemu sejak kecil sebagai tetangga dan menjadi awal dari kedekatan mereka. Haru, yang selalu ceria dan energik, sering mengejek Mio, gadis tomboy dari klub basket. Namun, semua berubah ketika Haru melihat sisi lembut Mio saat ia menangis karena kalah dalam pertandingan penting. Sejak saat itu, Haru mulai melihat Mio sebagai seseorang yang berbeda. Takumi, yang kalem dan berkacamata, adalah tutor matematika untuk Saki, gadis ceria dengan dua kuncir khas. Awalnya, Saki malas belajar, tetapi Takumi membuat pelajaran menjadi menyenangkan. Lambat laun, Saki menyadari bahwa ia menanti-nantikan setiap sesi bimbingan. Dan terakhir, Shin, siswa olahraga yang serius, merasa tertantang oleh keanggunan Reina, gadis dengan kepercayaan diri tinggi. Ketika mereka dipasangkan dalam proyek seni untuk festival budaya, mereka harus bekerja sama membuat pertunjukan teater. Hubungan dingin perlahan mencair, berubah menjadi rasa saling mengagumi. Cinta, persahabatan, pengkhianatan dan kesalahpahaman membumbui perjalanan cinta remaja mereka.
You may also like
Slide 1 of 10
KUBENCI PADA DUNIA INI KECUALI KAMU (end) cover
Don't Leave Me Again, Nii-san [3/3] cover
(R-18) Hinata Harem Series - Extra Love for Hinata Shoyo! cover
Cherry Blossoms and Magnolia Flowers(END)  cover
𝐇𝐀𝐈𝐊𝐘𝐔𝐔 𝐅𝐚𝐧𝐟𝐢𝐜: Accidentally become Inarizaki's Manager cover
Free Lady : Alternis Time cover
春のロマンス- Haru No Romansu (Romansa Musim Semi) cover
Forget me not ( KAGAKURO fanfic ) [COMPLETE] cover
Hello Again, Kuro cover
Sepupu si kembar Miya?(Inarizaki & Reader) cover

KUBENCI PADA DUNIA INI KECUALI KAMU (end)

32 parts Complete

(novel terjemahan) Malam sebelum kami memperoleh akta nikah kami, saya bertanya kepadanya, "Kapan Anda mulai menaruh perasaan kepada saya?" Dia menjawab, "Saya tidak ingat." "Tapi kenapa aku?" "Kenapa bukan kamu?" "Saya sangat picik, dan saya sangat mudah cemburu." "Begitu pula saya." "Aku khawatir aku tidak layak untukmu." "Begitu pula saya." "Aku belum benar-benar berkencan, jadi aku tidak tahu apa itu cinta." "Aku juga tidak tahu." Dia memegang tanganku dengan lembut, "Tapi aku tahu ini. Ketika saya berpikir untuk menghabiskan sisa hidup saya dengan Anda, saya merasa bahwa masa depan saya dipenuhi dengan harapan. Pada usia 16, kami menggunakan meja kelas yang sama, dengan jarak antara lengan kurang dari 10cm. Penglihatan tepi saya penuh dengan dia. Pada usia 26, saya bangun di pagi hari, dan melihat sinar matahari dengan lembut menyinari wajahnya. Saya berpikir, beginilah saya ingin menjadi tua - secara bertahap, bersama-sama, dengan dia. Kurasa ini pasti cinta.