Sambel Hot (Selesai)

Sambel Hot (Selesai)

  • WpView
    Reads 4,676
  • WpVote
    Votes 1,099
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 26, 2018
Keputusan Mentari untuk mengikuti perintah Direktur Sambel Hot berkerja 4 bulan di Bali malah memberikan mala petaka bagi hubungannya dengan Mas Frans, pacar yang sudah menemaninya selama 6 tahun berada di ujung tanduk. Di saat kegalauan hati ia rasakan, ia harus menerima kenyataan jika Manajer Outlet yang baru adalah mantan tetangganya yang memliki sifat bossy, galak dan dislpin dalam bekerja. Hari-harinya semakin semerawut ketika ia bekerja di sana hingga ia tahu satu rahasia sang manajer yang membuatnya penasaran. Dibalik penasarannya terhadap Manajer Outlet yang baru, ia juga harus berkerja sama dengannya untuk menungkap kecurangan yang terjadi selama ini. Mampukan membereskan segala masalah yang terjadi di outlet Bali dan segera kembali memperbaiki hubungan asmaranya dengan Frans sang pujaan hati yang regang?
All Rights Reserved
#252
asik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dilema
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • My Sweetest Popcorn
  • My Prince
  • 𝒯𝒽ℯ ℳ𝒶𝒾𝒹 𝒪𝒻 𝒢𝒽ℴ𝓈𝓉
  • OSIS OR OH SHIT?!
  • [END] Blind Rainbow
  • [C2] He's not NORMAL!
Dilema

Lima tahun memendam perasaan sendiri, membuat Naya cukup puas terjebak dalam bos-karyawan-zone. Alih-alih menarik perhatian pria pujaannya, Naya lebih suka menikmati perasaannya dalam diam. Tapi tentu rasa sukanya terhadap Prima tidak luput dari perhatian teman-temannya, terlebih Kafka. Manusia pecinta monyet dan laut, yang kerap menyuarakan hati Naya lewat celetukkan usil atau candaan konyol. Menggoda Naya tentu menjadi rutinitas dan candu tersendiri bagi Kafka. Saat melihat wajah Naya yang memerah menahan malu, atau tatapan matanya yang membesar kala Kafka menggodanya secara terang-terangnya di hadapan Prima. Atau cubitan-cubitan kecil yang dilayangkanya di sekujur tubuh dan lengannya. Kegiatan yang dirindukan saat Kafka berada jauh dari kantor dan Naya. Kegiatan yang membuatnya tertawa sendiri setiap mengingat wajah marah Naya yang menggemaskan. Dan Prima yang cukup peka dan mengerti perasaan Naya, namun memiliki ketakutan besar untuk sekedar merespon. Ditambah ketika Prima menyadari, bahwa dirinya ketergantungan akan Naya. Lima tahun bekerja bersama dengan gadis bertubuh mungil itu, Prima menyadari betapa Naya sangat memperhatikannya, bahkan kebutuhan terkecilnya meski diluar konteks pekerjaan. Hingga pada suatu titik, dimana Kafka lelah mengejar, Naya lelah menunggu, dan Prima lelah bersembunyi. Akankah akhirnya mereka menyadari, bahwa rasa tidak sesederhana yang mereka kira?

More details
WpActionLinkContent Guidelines