The Issues After You

The Issues After You

  • WpView
    Reads 176
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 29, 2017
Hana dan Jiwoo adalah dua sejoli yang tak akan bisa bersama seperti yang selayaknya. Alasan mereka cukup simpel, namun tak dapat memungkiri bahwa mengores lika-liku perjalanan yang menyakiti hati mereka berdua. Yaitu, perbedaan keyakinan. Memang pada awalnya Hana telah memikirkan dampak apa yang akan terjadi bila ia telah jatuh digenggaman Jiwoo. Tetapi, justru gadis itu mulai terhanyut pada alur kehidupan yang tak sesuai dengan ekspestasi duniawi dan melupakan kenyataannya sesaat. Hingga, "Biarlah orang-orang mengatakan tentang kita. Yang terpenting, cukup kita menjadi angin yang tidak mempedulikan omongan mereka," ujar Jiwoo. - "The different faith, make you out of be reach." -The Issues After You.
All Rights Reserved
#74
hana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semesta Berlima
  • mekar di antara dua dunia
  • DANADYAKSA
  • Rumah Tanpa Atap
  • Unfamiliar Twins (END)
  • Edgerelt (Kim Taehyung)
  • restart
  • Hai, Angkasa! [COMPLETED]
  • GASLIGHTING

[TXT Lokal] [Brothership, family] Yasa kecil pernah bicara pada papa mama kalau dia ingin punya adik. Ingin merasakan ada orang lain yang bergantung padanya. Tapi sampai dia besar keinginannya itu hanya sebatas angan-angan. Sadam sudah biasa hidup sendiri, makanya ketika bertemu orang baru rasanya senang sekali karena ia memiliki kesempatan untuk menciptakan dan merasakan hangatnya kebersamaan. Bima hanya selalu memikirkan dirinya sendiri selama ini, jiwanya yang penuh ambisi memaksanya harus terus memperbaiki diri hingga tak sempat memikirkan orang lain. Sementara Genta adalah kebalikan Sadam, yang lebih baik hidup sendiri sebab tak suka keramaian, asing dengan kebersamaan. Dan Kaisar hanya laki-laki ceria yang senang bergaul, senang bermain, senang bercanda, yang punya prinsip untuk menjalani hidupnya dengan menyenangkan setiap hari. Lantas mereka bertemu untuk tinggal bersama. Tanpa ayah, ibu, mama, papa. Dalam semesta yang besar ini, hanya mereka berlima yang bisa saling mengandalkan satu sama lain. Bisakah mereka menjalaninya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines