Where Are You?

Where Are You?

  • WpView
    Reads 300
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 23, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Menunggu itu melelahkan. Tapi tidak bagi Rania. Rania Rawnie gadis cantik yang selalu menunggu seseorang untuk datang menepati janjinya. Walaupun dia tidak tahu apakah orang itu akan datang tapi dia tetap setia menunggu. Dia masih setia menunggu seseorang yang menghilang tanpa kabar selama 2 tahun yang lalu. Dia yakin seseorang itu pasti kembali entah kapan. Bodoh. Memang bodoh dia menunggu seseorang yang tak akan pernah kembali. Sampai akhirnya dia bertemu dengan seorang cowok yang playboy plus nyebelin. Ketika hati sudah mulai bisa mengikhlaskan dengan gampang engkau datang kembali. Merangkai kalimat yang mampu memberdayiku lagi. Apakah yang akan dipilih Rania? Apakah dia tetap memilih pada masa lalunya atau masa depannya??
All Rights Reserved
#358
imagination
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [LS1] RAINEESME (Completed)
  • Waiting Without A Promise
  • GALANG [SELESAI]
  • 𝐑𝐀𝐆𝐔 [ON GOING]
  • What Is The Meaning Of Waiting? -END-
  • Ranzir
  • EPIPHANY
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • REANDRA [END]

Aku lupa sudah beberapa aku jatuh bersama angin yang kuat, bahkan hingga petir menyambar. Apa mungkin aku diciptakan sendiri? Kenapa Tuhan menghapus sedikit demi sedikit kebahagianku? Kenapa Tuhan tak menghilangkan rasaku saja, rasa yang selalu orang anggap manis namun ternyata beda apa yang aku rasakan, terlalu pahit. Rasa Cinta Terkadang rasa cinta tidak perlu alasan, kenapa rasa ingin meninggalkan begitu harus memiliki alasan aku tidak tahu jalan cerita cinta ini, cinta bagaikan teka-teki yang sulit untukku mengerti. Bagaimana aku bisa melihat dua orang yang benar-benar aku sayangi begitu menepati janjinya, janji untuk menjadi pawangku. Disaat badai itu datang dia benar-benar ada, jika yang disamping melukai yang belakang menguatkanku. Yang di belakang melukai yang disamping menguatkanku. Aku benar-benar bingung untuk melakukan apa, disaat seperti ini aku benar-benar tidak tahu yang harus aku lakukan. Aku melamun di jendela kamar melihat dua pohon yang setiap hari semakin tinggi. Pohon yang penuh kenangan. Ragaku disini tapi tidak dengan pikirkanku. Aku memikirkan kejadian yang mana dua pawangku berkelahi. Aku benar-benar ingin melerainya saat itu tapi niat aku urungkan karena orang-orang yang mencintai mereka berada tepat di sampingku, Aku begitu khawatir saat mereka adu jotos, aku tidak tahu yang di permasalahan apa. Aku ingin bercerita, bahwa aku pernah kehilangan lelaki yang aku pertahankan hingga beberapa tahun lamanya. Aku juga kehilangan satu nyawa laki-laki yang menjadi pawangku. Dan apa itu tidak cukup? Dan semua telah berubah semenjak hari itu, hari dimanakah semua hilang terbawa derasnya hujan. Aku ingin kembali seperti semula, berharap ada seseorang yang mengubahku tanpa pamrih. Aku sangat berharap. -Rainee Wijaya-

More details
WpActionLinkContent Guidelines