BIARLAH

BIARLAH

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 30, 2017
Biarkanlah kisah ini menjadi kenangan untuk kita.. meski aku tau sekarang kau telah berbeda.. kau tak seperti dulu lagi.. bahkan akupun hampir lupa apakah yang saat ini adalah sahabat idiotku yang dulu aku kenal.. atau sahabat oranglain yang tidak pernah aku kenal.. yah kau benar.. dulu dan sekarang memang berbeda aku tidak boleh memaksa kamu untuk menjadi seperti dulu lagi.. TIDAK BOLEH !! sebab kamu yang sekarang punya banyak kesibukan.. dan akupun tidak akan memaksa kamu untuk membalas chatku setiap saat.. aku mengerti 😊 dan kupikir sekarang berteman hanya yang baik-baik saja, karna kalaupun yang buruk tidak semua teman bisa mengerti bahkan mungkin malah menjauh. sekarang aku akan memendam semua ceritaku sendiri, dan setiap masalah hanya aku yang tau, aku tidak akan menceritakannya pada kamu atau siapapun. kamu cukup mengenal aku sebagaimqna diriku dikenal oranglain dan bukan lagi cerita-ceritaku. aku tidak akan menganggumu atau membuang waktu berhargamu hanya untuk mendengarkan ceritaku . kamu tetaplah menjalani hidupmu sebagaimana adanya, bersenang-senanglah dengan dunia mu sekarang, lupakanlah dunia burukmu tentangku. cukup kau telah kembali saat ini dan telah memaafkan kesalahanku dimasalalu, kupikir itu saja sudah cukup. MAAF DAN TERIMAKASIH IDIOT
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SasuHina - Love Story
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • TIAP-TIAP PUNYA MASING MASING
  • Terjebak Nostalgia
  • Si Pemilik Mata Indah
  • Cahaya Dirimu
  • Thank You ( Kim Taehyung ).
  • The Story Only I Didn't Know
  • N O R A [on going]
  • SasuHina - Kau Dimana

Aku terus menahan semua yang ada di hati dan pikiranku. Mencoba tersenyum di depannya meski tidak tulus. Badai.. Ada badai di hatiku yang berkecamuk. Begitu menyakitkan, membuatku muak. Aku tak pernah merasakan hal seperti ini sebelumnya. Kenapa sakitnya tidak mau hilang.. Kenapa rasanya begitu menyakitkan..

More details
WpActionLinkContent Guidelines