Bukit Penjuru

Bukit Penjuru

  • WpView
    Reads 453
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing1h 23m
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 7, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
jika mereka berdiri tepat di centernya maka mereka akan bisa melihat ke segala penjuru dengan lepas tanpa ada penghalang apapun, dari atas bukit tersebut akan terlihat puncak gunung merapi yang gagah dengah awan panas yang senantiasa menghiasi puuncaknya menambah kegagahan sang merapi seolah angkuh taka da yang bisa melawannya. Disekelilingnya terhampar lembah gersang karena aktifitas merapi yang selalu memberangas tumbuhan hijau yang bersemayam dibahunya. Sedikit kebawah barulah hamparan hijau terlihat karena jarang terkena luluhan lahar. Sesekali jika kita memandang kelangit maka hamparan langit itu kan tampak dengan luasnyan seperti ruang yang tanpa batas, apalagi jika malam tiba taburan bintang dilangit terlihat seperti atap yang gemerlap dengan indahnya dengan taburan bintang dan saat menjelang subuh sering kali sang meteor berjatuhan bak hujan sinar yang membelah gelap malam. Jika menunggunya sejenak lagi Fajar menyingsing akan semakin menambah indah lukisan alam itu karena perlahan, samar-samar warna merah jingga mengusir para bintang untuk digantikan sang langit biru, sungguh pemandangan yang sulit ditemukan dipegunungan ini karena sering kali yang ada diekitar pegungungan adalah kabut tebal yang seringkali menyembunyikan sinar mentari yang hangat itu. Siapa sih yang tidak senang dengan pemandangan yang indah seperti itu? Jika kamu menjawab kamu adalah orangnya, maka aku adalah orang pertama yang tidak percaya . #BukitPenjuru #Penjuru... Arah yang selalu langkah kaki mereka tuju apapun yang mereka rasakan. Sedih ke bukit penjuru, senang ke bukit penjuru, kabur karena dimarahi ornag tua ke bukit penjuru (kebiasaan Tata banget) apapun perasaan mereka bukit Penjuru senantiasa menjadi kawan yang bagi para Bocil-bocil itu anggap senantiasa mendengar apapun keluhan mereka.
All Rights Reserved
#15
cita-cita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Penghulu Bidadariku S2 : Aisyah Humaira
  • TAKSUB (PBAKL 2019)
  • My Best Mama
  • Shanarqie
  • BANDOENG DIKALA MALAM [ON GOING]
  • Nyangga
  • THE LAST POWER
  • Tania

~ Fully Completed S2 ~ Rayyan Harith menyangka jalan takdirnya dan Aisyah Humaira tidak akan lagi menyatu. Namun, apabila dia sedang belajar untuk reda dengan liku suratan hidup, satu berita sekali lagi hadir dan membuatkan dia hilang arah. Jiwa terasa kembali parah. Sungguh, bukan ini pintanya walaupun dia tahu hanya ini satu-satunya jalan yang dia punya untuk memiliki kembali kebahagiannya dahulu. "Demi Allah, hati saya masih sama. Perasaan ini masih utuh dan takkan pernah berganti. Awak, ibu kepada anak-anak saya...dan saya masih berharap awak menjadi isteri dunia akhirat saya." - Rayyan Harith - "Cinta saya dah berkubur dengan segala kenangan di antara saya dan arwah suami saya. Awak mungkin bapa kepada anak saya, tetapi awak takkan mampu kembali menjadi pendamping hidup saya." - Aisyah Humaira - Dia pergi, bukan kerana mengalah. Namun, demi memberi ruang dan masa. Dia pergi, bukan bermakna hati sudah pudar rasa. Namun, demi memberi peluang wanita itu menenangkan jiwa. Biar waktu terus berputar. Biar masa berlalu pantas. Biar kenangan berganjak pergi. Andai jodoh sudah tertulis di luh mahfuz, kau dan aku... pasti dipertemukan kembali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines