We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Cantika Cinderella [ REVISI ]

Cantika Cinderella [ REVISI ]

  • WpView
    Reads 479,944
  • WpVote
    Votes 1,338
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 26, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Billionaires and CEOs
First Love
Happy Ending
"Dasar cewek sinting, sirik aja sama gue. Makanya harus cantik kayak gue dong biar lo nggak iri," gerutut Alana Cantika saat ia keluar dari Restorant tempat ia dan teman-teman nya mengadakan reuni, dengan kesal Alana melemparkan sebelah sepatu kaca ke sembarangan arah hingga sepatu kaca tersebut mengenai jidat seorang pria yang sedang makan , dan lebih naas lagi sepatu kaca tersebut tergolek tak berdaya di dalam piring si pria, "Mampus gue, itu sepatu kaca yang dikirimin Kanjeng Mami dari Aussi, mau gue ambil tapi muka nya udah serem gituu, aduhhh gue harus perhitungin dulu nih, serem yang mana, muka Kanjeng mami yang ngamuk apa tuhh cowok yaa, " gumam Alana di tempat nya, "kabur ajadehh, kanjeng mami bisa gue kibulin, kabuuuurrr, " Alana kabur dengan sepatu sebelah yang masih menempel di kaki nya. Cover by@rikakurnia11
All Rights Reserved
#9
kanjeng
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Motherhood Checklist
  • AKU INGIN BERMAIN
  • All You Never Say
  • Aku Juga Butuh Keluarga
  • SHARASVATI ~ i'm okay (they said)
  • A PLACE WE USED TO SIT (TERBIT)
  • Agrietado
  • ANAK YANG TAK DIAKUI
  • Keluarga Baru, Rahasia Lama (End)
  • keluarga huru hara

Menjadi CEO di usia 26 tahun bukanlah hal yang sulit bagi Naura. Dia sudah terbiasa mengendalikan ruang rapat, menyusun strategi bisnis, dan menghadapi tekanan korporat. Namun, semua keangkuhan dan kesiapan mental Naura runtuh seketika saat dia dihadapkan pada satu gelar baru yang tidak pernah ada dalam rencana hidupnya: Menjadi seorang Ibu. Kepergian sang kakak dengan meninggalkan Lula, bocah kecil yang membawa trauma mendalam di kedua matanya. Naura tahu dia harus maju. Dia tidak akan membiarkan hak asuh Lula jatuh ke tangan orang yang salah, meskipun itu artinya Naura harus terseret ke dalam perang perebutan hak asuh yang menguras kewarasannya. Di tengah tekanan hukum, ego pribadi, dan rasa bersalah yang menghantui, Naura dipaksa tetap berdiri tegak untuk menenangkan ketakutan Lula, sementara dia sendiri ketakutan setengah mati menghadapi tanggung jawab yang belum siap dia pikul. Dia sendirian, bertaruh dengan waktu, hukum, dan kewarasannya sendiri. Mampukah Naura memenangkan hak asuh itu, sekaligus menjinakkan badai di dalam kepala Lula saat dirinya sendiri hampir tenggelam dalam tekanan menjadi seorang ibu baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines