Menjadi CEO di usia 26 tahun bukanlah hal yang sulit bagi Naura. Dia sudah terbiasa mengendalikan ruang rapat, menyusun strategi bisnis, dan menghadapi tekanan korporat. Namun, semua keangkuhan dan kesiapan mental Naura runtuh seketika saat dia dihadapkan pada satu gelar baru yang tidak pernah ada dalam rencana hidupnya: Menjadi seorang Ibu. Kepergian sang kakak dengan meninggalkan Lula, bocah kecil yang membawa trauma mendalam di kedua matanya. Naura tahu dia harus maju. Dia tidak akan membiarkan hak asuh Lula jatuh ke tangan orang yang salah, meskipun itu artinya Naura harus terseret ke dalam perang perebutan hak asuh yang menguras kewarasannya. Di tengah tekanan hukum, ego pribadi, dan rasa bersalah yang menghantui, Naura dipaksa tetap berdiri tegak untuk menenangkan ketakutan Lula, sementara dia sendiri ketakutan setengah mati menghadapi tanggung jawab yang belum siap dia pikul. Dia sendirian, bertaruh dengan waktu, hukum, dan kewarasannya sendiri. Mampukah Naura memenangkan hak asuh itu, sekaligus menjinakkan badai di dalam kepala Lula saat dirinya sendiri hampir tenggelam dalam tekanan menjadi seorang ibu baru?
More details