Denial (Heartbeat)

Denial (Heartbeat)

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 27, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"We're Done!!!" semua cerita dimulai saat Luna dengan lantangnya mengatakan putus kepada Radit, karena Radit telah menduakannya. Dan Radit dengan santainya menjawab "makasih" . Tapi Radit tidak pernah sadar bahwa penyesalan akan datang di akhir. Sedangkan seseorang terdekat dari mereka ternyata juga menyimpan perasaan yang besar terhadap Luna. Namun, disaat Luna ingin membuka hatinya lagi tiba-tiba seseorang dari masa lalunya hadir kembali, sosok yang selalu jadi 'rumah pulang untuk Luna' tiba-tiba datang ketika Luna sudah lama melupakan 'rumah itu'. Sekarang tiba saatnya rumah itu menjemput Luna untuk pulang. Dengan siapakah akhirnya Luna akan menjatuhkan hatinya?
All Rights Reserved
#705
luna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Flirting With Fate
  • RUNTUH (Tamat)
  • My Boy
  • ego dan penyesalan
  • Lingkaran Zana
  • VALENT
  • Tolong, Pulang
  • Bukan Sekedar Pelampiasan Amarah.

Setelah dikhianati oleh suaminya yang terlibat hubungan gelap dengan sahabatnya, Bianca Azzurra dihadapkan pada dilema antara membalas dendam atau menemukan kebahagiaan sejati. Namun, situasinya semakin rumit ketika Belle, seorang gadis kecil tak berdosa yang lahir dari hubungan suaminya dengan wanita lain, mulai mengisi ruang kosong dalam kehidupannya. Belle, yang hanya menginginkan kasih sayang, malah terseret dalam pusaran konflik ini, bingung dan takut akan perubahan yang begitu tiba-tiba. Di tengah rasa sakit akan pengkhianatan, Bianca bertemu dengan Devano, seorang akademisi yang memberinya pandangan baru tentang cinta dan kepercayaan. Apakah Bianca bisa memaafkan semuanya, dan mulai memulihkan kehidupannya, atau dia akan hancur dalam balas dendam yang perlahan-lahan memakan jiwanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines