Adine
  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Mon, Apr 8, 2019
Saat mencintaimu adalah satu kebetulan Memandang wajahmu hanya sepintas lalu Mendengar suaramu selepas hembus angin Bahkan tak satu hal pun yang pasti tentangmu Lantas, mengapa aku berani memulai cinta ??? Seperti hipnotis, imajinasiku begitu kekehnya Datang lalu menggerogoti dan bertindak sesukanya Semua hal merujuk padamu hingga mengukir satu memori Mengecapnya sebagai kenangan. Berawal dari kata kebetulan Harusnya usai dengan kata " berakhir begitu saja " Tetapi haruskah ada mendung saat langit nyatanya masih terik Mengapa harus berakhir saat memulainya pun belum pasti Kebetulan, cinta, kenangan Harusnya mereka tak pernah berani menciptakan satu cerita. ( Adine Arum Bhagaskara )
All Rights Reserved
#197
selesai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BREATHE
  • Cafuné [✓]
  • Unintended Choice
  • Terikat
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • Langkah Seiring (END+EXTRA PART)
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Marriage With Mr. Actor (The End)
  • Maaf' (Revisi)
BREATHE

Aku telah membuka semua pintu dan melepas merpati-merpati itu pergi. Tanpa pesan, tanpa persinggahan. Melintasi taman paling rindu, dimana kau bunuh kenangan kita dulu. Dan sungguh, aku tak akan pernah memberinya denyut nadi lagi. Hidup kembali, seperti tokoh fiksi di telivisi yang pernah kau tonton dulu, itu mustahil. Sebuah kenangan manis dan pait yang kuikat menjadi satu dalam sebuah tulisan. Aku pernah lupa rasanya jatuh cinta, hanya karena suatu kejadian yang tak pernah kuduga terjadi ada padaku. Sampai pada akhirnya, aku bertemu seseorang yang dapat membantuku mempercayai dan bisa mengartikan apa artinya cinta yang sebenarnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines