Hurt
  • WpView
    Reads 1,268
  • WpVote
    Votes 82
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Sat, Sep 30, 2017
WpInfo
Fanfic
Attack on Titan
Petra Ral Aku sangat mencintaimu Levi, mencintaimu hingga membuat dadaku sesak. Mencintaimu sama saja menghancurkanku perlahan-lahan, namun walaupun aku musnah sekalipun aku tak mungkin menghapuskan cintaku padamu. Levi Ackerman Petra aku tahu mungkin aku telah banyak menyakitimu dan aku baru menyadarinya setelah sekian lama. Dari lubuk hatiku yang terdalam aku sangat mencintaimu walaupun aku terlambat untuk untuk mengungkapkannya. Hanya kamu wanita satu-satunya yang dapat menggetarkan hatiku dan aku tak ingin kehilanganmu. " Kumohon jangan tinggalkan aku...." Slow update
All Rights Reserved
#457
shingekinokyojin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm Gone Or You? {END}✔
  • ~Levi X Eren~ Yaoi Anime
  • Risk of Ackerman
  • Need You, Again! || END
  • (Erwin X Reader) Sense And Nonsence ✔️
  • Levi x Reader | Love Will Find A Way
  • I HOPE [LEVI X PETRA] {END}
  • The Battle! Bad Girl × Solo Mafia
  • Mine! Remember It!
  • My First love (Levi ackerman x Reader) [End]

Levi merengkuh kedua sisi wajah ku, meminta ku untuk menatap dirinya. Nafasnya naik turun tersenggal. "Sekarang atau tidak sama sekali kau harus memilih." Aku menggeleng kuat beserta air mata yang meluncur membasahi wajah. "Tidak mau! Sampai kapan pun aku tidak ing-" "Bego! Baiklah. Kau memilih atau tidak, kau keberatan atau tidak aku sendiri yang akan memutuskan." Potongnya cepat. Ia mengikatkan alat 3DMG nya pada tubuh ku secepat kilat tidak memberikan ku waktu untuk menahan gerakan nya. Setelah selesai berkutat ia lalu kembali menatap ku. "Kembali." Aku menggeleng tetap keras kepala membuat Levi mengendus kesal lalu pada akhirnya ia membalikkan tubuhnya dan berjalan meninggalkan ku. "Levi! Levi!!" Teriakan ku tidak diindahkan nya, ia tetap berjalan menjauh seraya mengisi ulang senapan nya. Sialan! Aku harus apa? Aku yang pergi atau kau? Belum pernah para pembaca yang membaca cerita ini berhenti di pertengahan cerita. Para pembaca selalu membaca cerita ini bahkan ada diantara mereka yang bersedia menunggu author menerbitkan chap terbarunya. Warning!⚠ Cerita ini bisa berakhir sad atau happy

More details
WpActionLinkContent Guidelines