PARADOKS
  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 15, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Sosok pria yang terlibat dalam kecelakaan tadi, aku merasa dia seperti seseorang yang tidak asing dalam hidupku. Matanya, rambutnya, membuat ingatan kecil yang berusaha aku lupakan itu bangkit kembali. Apakah dia kembali? atau ini hanyalah sebuah harapan yang Tuhan berikan padaku untuk tidak melupakannya? Tidak, aku tidak bisa. Berharap dia akan kembali? Sebuah janji tidak selamanya di tepati. Aku rasa, aku menyerah. (Azela Lou Moretz) . . . Keberuntungan yang kau dapat hari ini belum tentu bisa kamu rasakan lagi esok. Kepompong yang kau lihat menggantung di ranting belum tentu besok menjadi kupu-kupu. Penolakan yang kau terima kemarin, bisa saja hari ini ada yang menunggu jawabanmu. Kesepian yang kau rasakan sekarang, siapa yang tau besok semua orang membuatmu bahagia. Oksigen yang kau hirup hari ini, belum tentu bisa kau hirup besok. Janji yang kau ucap hari ini, apa kau yakin dapat menepati nya mulai saat ini juga?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Behind The Smile
  • ALGENTA
  • ALVIN (On Going)
  • Sincerely, Milan
  • Shivviness[END]
  • Kamu
  • ZIVANA(ON GOING)√
  • The Dark Side(END)
  • 𝐎𝐀𝐒𝐈𝐒 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐈𝐊𝐈𝐒?

Ini tentang Shaila, yang mengalami gangguan kesehatan mental dan berulang kali mencoba bunuh diri. Shaila suka membuat onar, melemparkan kalimat menyakitkan, lalu bersikap seolah tak ingat apa-apa. Hingga suatu hari ia mengalami teror mengerikan dan sejak saat itu kenangan buruk di masa lalunya terus berputar seperti kaset rusak. Kenali juga, Caramel, yang selalu disalahkan dan dibandingkan. Diam-diam Caramel gemar merokok bahkan mengonsumsi alkohol. Diam-diam juga, Caramel sangat takut pada keramaian. Kalian pun akan bertemu Fathia, yang selalu mengenakan masker karena rasa tak percaya diri dengan wajahnya yang berjerawat. Sering mencintai dengan tulus, tapi tak pernah dicintai kembali dengan tulus. Terakhir, Eveline, yang selalu dijadikan bahan lelucon karena tubuhnya besar. Hingga jatuh hati pada seorang lelaki dingin dan penggila game membuat Eveline bertekad untuk merubah dirinya. Setiap orang memiliki rahasia yang tak boleh diketahui dunia, kenangan buruk yang tak mau diingat dan rasa sakit yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jadi ... topeng apa yang mereka gunakan untuk menutupi masalah? Jika topeng itu hancur, mana yang mereka pilih; menyatukan kembali puing-puing topeng dan tak memberi jeda untuk menangis atau menyerah karena kalah dalam kepura-puraan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines